Sekda Biak Numfor Tegaskan ASN/Honorer Tidak Boleh Keluar Biak, Sebagai Upaya Pencegahan Covid-19

Lensapapua, Biak – Sebagai upaya pencegahan penyebaran virus Corona di Kabupaten Biak Numfor maka Sekretaris Daerah Kabupaten Biak Numfor Markus. O. Mansnembra mengambil kebijakan dengan menegaskan kepada seluruh Aparatur sipil negara dan tenaga honorer yang ada dilingkungan pemerintahan kabupaten Biak Numfor untuk tidak boleh melakukan perjalanan ke luar Biak.

Larangan ini sesuai dengan edaran Bupati Biak Numfor No 443.1/168 Tentang libur bersama dalam rangka pencegahan penyebaran virus Corona per 17 Maret 2019 dan pemberitahuan dari Sekretaris Dareah No 09/170 Tentang larangan ASN keluar daerah dalam rangka pencegahan penyebaran virus Corona per tanggal 19 Maret 2020.

“Melalui surat edaran maupun pemberitahuan ini, ada beberapa penegasan yang harus kita lakukan kepada seluruh ASN dan  tenaga honorer antaralain tidak boleh melakukan perjalanan dinas keluar Biak, baik menggunakan pesawat maupun kapal laut sampai dengan batas waktu yang belum bisa ditentukan,” ujar Sekda kepada wartawan, Senin (23/3/2020).

Apabila sangat mendesak untuk melakukan perjalanan keluar daerah maka para ASN atau tenaga honorer wajib mendapatkan persetujuan dari Bupati melalui Sekretaris daerah.

“Jika dalam pemeriksaan yang dilakukan oleh petugas saat di bandara maupun di pelabuhan ada ASN atau Honorer yang tidak dapat mengajukan surat tersebut  maka perjalanan yang bersangkutan dapat dibatalkan atau ditunda, tanpa terkecuali, apabila tidak menghiraukan maka akan dilakukan tindakan indisipliner sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” imbuhnya.

Sekda menambahkan setelah adanya surat edaran ini pihaknya terus melakukan pemeriksaan seperti melakukan sidak langsung di bandara Frans kaisepo, sehingga terhitung sejak kemarin sudah ditegaskan tidak ada lagi ASN/honorer yang bisa keluar dari Biak.

“Tadi pagi kita menemukan ada 1 ASN dan 2 honorer dari salah satu institusi yang mau keluar Biak tapi tidak bisa menujukan surat ijin dan perjalan mereka langsung kami batalkan, alasan mereka tidak mendapat informasi terkait edaran larangan, ini sangat disayangkan, terkesan alasan yang dibuat-buat karena surat edaran dan pemberitahuan ini sudah disebarluaskan melalui berbagai informasi,”jelas Sekda.

Sekda berharap bagi seluruh pimpinan OPD untuk bisa berperan aktif mengawasi setiap staf atau honorer yang ada di masing masing OPD untuk bisa memahami edaran larangan ini karena pemerintah daerah tengah berkonsentrasi penuh untuk mencegah penyebaran virus berbahaya ini.

“Siapa pun yang mau ke luar Biak kami tidak akan ijinkan, apapun alasannya, supaya kami bisa pastikan tidak ada ASN yang keluar atau kembali ke Biak dan berpeluang membawa virus ini ke Biak,” tuturnya.

Dijelaskan bahwa sudah ada dukungan dan kerjasama penuh dari pihak bandara dan stakeholder lainnya untuk memeriksa setiap penumpang yang masuk ke Biak dengan menyiapkan alat khusus pendeteksi suhu badan dan tentunya penumpang yang masuk harus dengan memenuhi syarat atau prosedur yang sudah ditetapkan oleh tim di bandara.

“Terimakasih kepada pihak bandara dan stakeholder dari berbagai pihak atas sinerginya yang begitu tanggap untuk memantau penumpang yang masuk ke Biak, sehingga yang dari luar biak sudah bisa dideteksi sejak tiba di bandara,” pungkas Sekda Biak Numfor.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Lensapapua.com

FREE
VIEW