Salah Satu Rumah Terduga Ilegal Mining, Digeledah Polisi

banner 120x600
banner 468x60
Tim penyidik Ditreskrimsus saat menunjukan dokumen hasil investigasi pengembangan ilegal mining (24/5)

MANOKWARI, Lensapapua – Kepolisian Daerah (Polda) Papua Barat tegas terhadap pengembangan kasus penambangan emas illegal yang terjadi di Distrik Masni dan Sidey, Kabupaten Manokwari. Hal ini sesuai ketegasan Kapolda Papua Barat Brigjen Pol Drs Martuani Sormin,MSi yang sebelumnya mengatakan, penyidik akan tetap melakukan pengembangan terhadap kasus ilegal mining (Tambang Emas Ilegal) yang sangat berdampak terhadap kerusakan alam dan lingkungan sekitar.

Hal ini kembali dibuktikan oleh  sejumlah para anggota Polisi yang tergabung kedalam Tim penyidik Polda Papua Barat untuk melakukan  pengembangan kasus tersebut masih berada di lokasi penambangan di sekitar Kampung Wasirawi. Sebelumnya Penyidik telah menetapkan 10 tersangka, serta  penyidik telah memintai  keterangan puluhan penambang/pendulang.

banner 325x300

Kapolda Papua Barat Brigjen Pol Drs. Martuani Sormin, M.Si melalui Kabid Humas Polda Papua Barat AKBP. Hary Supriono, kepada media ini (24/5) membenarkan penggeledahan yang dilakukan oleh Tim Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus dipimpin oleh Kasubdit IV Tipidter AKBP Junov Siregar SH. Sik., AKP Tomy P, AKP Braiel Rondonuwu Sik, dan anggota didampingi oleh Ketua RT tersebut. Dijelaskan Hary, siapapun  yang terlibat dalam kasus penambangan emas illegal ini akan diusut.

Salah satu anggota tim penyidik invesitasi ditreskrimsua Polda Papua Barat AKP. Braiel Rondonuwu

“Iya benar. Rabu tanggal 24 Mei 2017, setempat Tim Penyidik Dirreskrimsus kembali melalukan penggeledahan terkait dengan perkara Penambangan Emas Tanpa Ijin di rumah saudara AS, SP 3 Distrik Prafi, hal ini dilakukan dalam rangka mengumpulkan bukti-bukti terkait dengan penanangan perkara,”Beber Hary.

Alhasil dari penggeledahan penyidik dirumah terduga tersangka Inisial AS tersebut, Polisi berhasil mengamankan beberapa dokumen, serta peralatan yang terkait.

” Ada Alat timbangan elektrik dan beberapa dokumen. Ini terkait pengembangan keterlibatan beberapa oknum lainnya dalam hal tindak pidana pencucian uang,”Jelas Hary.

Dari hal ini disimpulkan, terkait barometer keterkaitan kasua ilegal mining ini tidak akan berhenti behitu saja pasca telah ditetapkannya sepuluh tersangka belum lama ini. Oleh sebab itu, Kabid Humas Polda Papua Barat AKBP. Hary Supriono meminta element masyarakat yang sebelumnya lebih memahami akan kejadian kasus ini, khususnya yang tinggal berada di sekitar lokasi bekas penambangan emas ilegal tersebut, agar dapat membantu pihak kepolisian dalam mengumpulkan data untuk segera menuntaskan kasus pertambangan emas ilegal tersebut. (ian)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.