Ronald: Tidak Masalah Iuran JKN-KIS Disesuaikan, Karena Kesehatan Lebih Mahal Harganya

Lensapapua, Biak – Ronald Rumpaidus (40) adalah salah satu peserta JKN-KIS segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) asal Biak, Papua yang mengemukakan pandangannya terkait penyesuaian kembali iuran JKN-KIS. Ronald mengaku telah mengetahui perihal penyesuaian iuran kembali oleh pemerintah dari pemberitaan media massa. Menurutnya, penyesuaian iuran JKN-KIS boleh jadi akan terasa berat apabila tidak pernah merasakan manfaatnya. Namun, bagi dirinya dan keluarga yang beberapa kali berobat dengan Program JKN-KIS, penyesuaian iuran adalah hal yang dapat dimaklumi dan dimengerti alasannya. Ia pun dengan lantang mengungkapkan dukungannya terhadap penyesuaian iuran JKN-KIS.

“Saya tidak keberatan sama sekali jika memang iuran JKN-KIS kembali disesuaikan, karena bagi saya kesehatan itu jauh lebih penting daripada uang. Selain itu, penyesuaian ini menurut saya pasti sudah melalui pertimbangan yang matang dari pemerintah demi menjaga keberlangsungan dari porgram ini,”tuturnya saat ditemui pada Selasa (26/05).

Tak hanya itu, Ronald pun mengemukakan alasan dirinya mendukung penyesuaian kembali iuran JKN-KIS ini. Menurutnya penyesuaian kembali iuran JKN-KIS ini mungkin dirasa memberatkan oleh sejumlah pihak yang belum memahami betul. Namun baginya, penyesuaian iuran ini bertujuan mulia, melihat banyak orang yang sakit dan membutuhkan perawatan di fasilitas kesehatan dengan biaya yang tidak murah tentunya, sedangkan penerimaan dari iuran peserta tidak sesuai dengan pengeluaran akibat banyaknya peserta yang sakit.

“Saya yakin program ini sudah menolong nyawa banyak orang, termasuk kami orang-orang Papua. Adanya program ini membuat semua beban kami terasa lebih ringan terutama dalam hal kesehatan,”ujarnya dengan penuh semangat.

Ia pun turut mendukung Program JKN-KIS karena ia memahami betul prinsip prinsip gotong royong yang dianut oleh program ini. Ia berpikir bahwa, ketika ia membayar iuran setiap bulan dan saat belum sakit, mungkin iuran tersebut bisa membantu peserta yang lain.

“Kita yang mampu seharusnya ikhlas untuk membantu masyarakat lain yang kurang mampu. Jangan membayar iuran saat sudah terjatuh sakit, namun rutinlah membayar iuran setiap bulannya karena sakit datangnya tidak pernah bisa kita prediksi sebelumnya dan jika kita tidak pernah menggunakannya, jangan merasa rugi. Menerima rencana penyesuaian iuran JKN-KIS ini sama artinya bahwa kita telah miliki nilai gotong royong yang tertanam dalam diri kita,” imbuhnya.

Diakhiri percakapan, Ronald pun mengucapkan apresiasinya terhadap Program JKN-KIS ini.

“Saya secara pribadi mengucapkan terima kasih kepada pemerintah karena telah mencanangkan program ini dan juga kepada BPJS Kesehatan sebagai penyelenggara program yang telah menyelenggarakan dengan baik pula. Program ini harus dipertahankan, karena program ini membuat masyarakat dari kelas bawah, kelas menengah hingga kelas atas bisa ikut menikmatinya. Khususnya bagi kami masyarakat kelas bawah dan menengah, dengan adanya program ini maka semua beban yang mereka jalani selama ini menjadi mudah terutama dalam bidang kesehatan,” ungkapnya.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.