Program TMMD Ke-100, Energi Positif Atasi Kurangnya Pemerataan Pembangunan.

MANOKWARI, — Amanat Pangdam XVII Kasuari yang dibacakan oleh Kasdam XVIII/Kasuari, Brigjen TNI H. Dedi Sambowo, dalam rangkaian Upacara Penutupan TMMD ke 100, di Kp. Iriati Distrik Wasior, Kabupaten Teluk Wondama, Rabu (25/10/17) menyatakan, syukur dan ungkapan berterima kasih atas perlindungan
Tuhan Yang Maha Kuasa yang telah melindungi  semua jajaran tim satgas TMMD dan warga masyarakat Kp. Iriati khususnya yang telah selama 1 bulan sejak tanggal 27 September 2017 sampai dengan hari ini,  Pemerintah Daerah dan masyarakat serta komponen yang telah bahu membahu menyelesaikan Program TMMD Ke 100 dan kebersamaan ini merupakan sinergitas yang positif dalam mengatasi berbagai permasalahan bangsa pada masa sekarang ini.

” Progam TMMD ini termasuk membantu Pemda dalam membangun daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memantapkan kemanungglan TNI bersama rakyat, guna menyiapkan ruang alat dan kondisi juang yang tangguh untuk kepentingan pertahanan negara,”Ujar Kasdam.

Hal ini sebagaimana salah satu cara yang dilakukan TNI membantu pemerintah dalam pemerataan pembangunan agar menyentuh sampai pelosok desa adalah dengan program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD).

Hal-hal yang dicapai dan diselesaikan dalam pencapaian program TMMD ke 100 Tahun 2017 Kodim 1703/ Manokwari antara lain pembangunan pengecoran jalan,  perbaikan jembatan, bhakti sosial kesehatan, menjadikan pelaksanaan program kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang ke-100 diselenggarakan secara terpadu dan lintas sektoral, yang dilakukan oleh Kodim 1703/Manokwari bertujuan untuk membantu mempercepat pembangunan di daerah terisolir, desa tertinggal, daerah perbatasan, maupun daerah kumuh perkotaan.

Melalui setiap kegiatan pembangunan TNI beraama masyarakat diharapkan menjadi sasaran strategis dan mendasar, serta wilayah kampung / desa yang merupakan miniatur negara  didalamnya terwadahi segala aspek kehidupan berbangsa dan bernegara semakin dikelola dan dikembangkan dalam tatanan adat istiadat (kearifan lokal) maupun pemerintahan.

” Semoga saja semangat kemanunggalan TNI rakyat ini terus terjaga,”Tandasnya. (ian)

 

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.