PLN UP3 Biak Lakukan Grebek Penyulang Menuju Zero Gangguan dan Pelayanan Prima

Lensapapua, Biak – Menuju Zero Gangguan dan Pelayanan Prima, PLN UP3 Biak melaksanakan kegiatan Grebek Penyulang secara serentak dengan melibatkan lebih dari 43 Personil petugas PLN bersama 71 Personil mitra kerja PLN yang tersebar di UP3 Biak, ULP Biak Kota, ULP Yomdori, ULP Serui dan ULP Waropen.

Hal ini disampaikan langsung oleh, Manajer PT. PLN UP3 Biak, Y. Soedarmono, dalam arahannya saat memimpin Apel Grebek Penyulangan di Halaman Depan Kantor  PLN Mandala Biak, Jumat pagi (10/07/2020).

Dalam arahannya, Soedarmono menegaskan bagi seluruh pejabat K3 dilingkungan PLN UP3 Biak harus mengambil bagian dalam mengawasi dan mendampingi seluruh petugas dilapangan agar kegiatan gerebek penyulangan PLN ini bisa berjalan dengan Baik.

Dijelaskan bahwa persiapan Kegiatan Grebek Penyulang ini dilakukan melalui beberapa tahap, yaitu terlebih dahulu sosialisasi ke desa-desa/kampung, Distrik dan Pemerintah daerah, agar masyarakat tidak kaget dan sudah ada persiapan – persiapan saat petugas PLN melakukan pengerjaan.

“Tujuan dari grebek penyulangan PLN ini adalah untuk, bagaimana kita menekan gangguan yang ada, seperti  pepohonan – pepohonan yang mengganggu jaringan listrik dan juga kita melakukan inspeksi pada jaringan kita, mungkin ada peralatan-peralatan yang sudah tidak layak yang harus kita lakukan penggantian karena ini bisa berdampak pada masyarakat,” jelasnya saat ditemui wartawan usai pelaksanaan apel.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa petugas akan melakukan pemeriksaan ke semua penyulang yang ada, karena semua penyulang harus betul-betul bersih, harus dipastikan jarak aman antara pohon dengan penyulang ke konduktor, harus sekitar 4 meter ke samping kanan dan kiri, jarak 4 meter ke bawah dan di bagian atas dipastikan tidak ada apa-apa.

“Diatas konduktor dipastikan harus tidak ada apa-apa, yang ada hanya langit, tidak ada pohon, SOP nya seperti itu karena sangat beresiko bila ada dahan yang kering akan jatuh di atas konduktor, maka bisa jadi eror, tidak hanya ke samping kanan kiri tapi juga atas bawah, jadi kita imbau masyarakat untuk tidak menanam pohon yang tingginya melewati 4 meter dari konduktor dibawah jaringan PLN,  karena bisa beresiko bukan hanya pada konduktor tapi juga bisa beresiko bagi orang-orang sekitar,” ungkap Manager PLN UP3 Biak.

Selain itu dalam pelaksanaan grebek penyulang ini, tetap mengutamakan keselamatan peralatan serta semua  SDM yang ada, dan mengedepankan protokol kesehatan pencegahan covid-19 dengan menggunakan APD.

“Yang menjadi komitmen kita yaitu  Zero Accident, ini menjadi acuan dan pedoman kita, karena ini nilainya untuk kami sangat besar, ada penilaian dari internal dan eksternal, jika ada gangguan, ini akan mengganggu kinerja kita juga, ini yang harus terus kita jaga dan awasi, tujuan utamanya supaya jangan terjadi padam listrik yang tidak terencana misalnya akibat gangguan dari pohon atau hewan dan gangguan lainnya,” katanya.

Dikatakan bahwa, jika dalam grebek penyulangan ada pengerjaan dengan kondisi yang  beresiko tinggi maka pihak PLN akan melakukan pemadaman daerah sekitar, oleh sebab itu sosialisasi kegiatan ini telah di lakukan sejak 7 Juli 2020 lalu agar saat kegiatan gerebek penyulingan berlangsung masyarakat sudah mendapatkan informasi.

“Grebek penyulangan ini akan berlangsung hingga akhir bulan Juli ini, untuk itu, Kita harapkan jika ada informasi-informasi terkait adanya gangguan jaringan listrik segera disampaikan kepada PLN supaya kita bisa segera menindaklanjuti apa yang menjadi tugas dan kewajiban kita,” pungkas Manager PLN UP3 Biak.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.