Pleno Rekapitulasi Perhitungan Suara Tidak Akan Ditunda

Lensapapua–  KPUD Kabupaten Sorong tidak akan melakukan penundaan terhadap jadwal tahapan pleno rekapitulasi perhitungan suara Pilkada serentak 2017.

Menyimak anomali tuntutan salah satu paslon kepala daerah untuk melakukan penundaan terhadap pelaksanaan pleno rekapitulasi dan adanya pemungutan suara ulang karena dugaan pelanggaran Pilkada 15 februari 2017 lalu di Kabupaten Sorong, tampaknya tidak dapat menindak lanjuti tuntutan tersebut, hal ini didasarkan pada sejumlah pertimbangan.

Dijelaskan Ketua KPUD kabupaten Sorong, Marthinus A.Nasarany, SH., berdasarkan regulasi yang ditetapkan KPU RI, setiap penundaan tahapan pemilu kepala daerah harus memiliki sejumlah alasan kuat, sehingga permintaan penundaan tahapan dari salah satu pihak paslon tidak dapat dikabulkan, apalagi kata Marthinus, untuk penundaan harus ada rekomendasi tertulis sebagai dasar hukum kuat dan dapat dipertanggung jawabkan.

“Kami yakin tahapan tetap berjalan, dan tetap berlanjut, yang bisa menunda itu dari Panwaslu, jika ada alasan kuat untuk menunda maka kami akan kordinasi dengan pimpinan kami baik KPUD Papua Barat atau KPU RI, sebab penundaan tahapan tidak dapat dilakukan begitu saja” tegas Marthinus Nasarany, saat ditemui Rabu (22/2/2017) di sekretariat KPUD kabupaten Sorong.

Ketua KPUD Kabupaten Sorong, Marthinus Nasarany menegaskan pihaknya telah bekerja maksimal memantau dan menyelenggarakan Pilkada secara baik, sehingga diharapkan tujuan pelaksanaan Pilkada yang jujur, adil, damai dan demokratis dapat terwujud. RED

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.