PKN Supiori Dan Mamberamo Akan Segera Dibentuk

Ketua PKN Biak, Joey Lawalata. Dok/red
Ketua PKN Biak, Joey Lawalata. Dok/red

Lensapapua, Setelah resmi di bentuk pada akhir November lalu, Pemantau Keungan Negara (PKN) Kabupaten Biak Numfor telah mengadakan pertemuan bersama Sekwan DPRD Kabupaten Biak Numfor.

“Terima kasih atas kerjasama yang baik oleh Sekwan DPRD Kabupaten Biak Numfor yang sudah menerima kami dalam audiensi,” ujar Joey Lawalata Ketua PKN Biak, Sabtu (8/12/2018).

Selanjutnya PKN akan mengadakan pertemuan dengan dinas dinas yang lain termasuk PLT Bupati untuk menyampaikan maksud dan tujuan PKN di Biak.

Sehubungan dengan tindak lanjut beberapa kasus yang sudah didapat datanya oleh PKN dari dinas terkait yang sudah dirilis, sampai sejauh ini belum ada tanggapan.

Untuk itu diingatkan kepada Semua pejabat publik yang ada di badan publik bahwa masyarakat mempunyai hak untuk mendapatkan data data Informasi Publik terkecuali UU no.14 Tahun 2008 itu dapat dikatakan bahwa data yang dikecualikan adalah data yang menghambat penyelenggaraan negara, data yang terkait dengan SK jabatan maupun data yang terkait dengan separatis teroris dan lain-lain dan data-data lain yang dikecualikan.

“Jadi dalam waktu dekat Kalau kami tidak mendapatkan data itu maka surat keberatan akan kami layangkan dan jika kami tidak juga mendapatkan data itu maka kita akan sidangkan itu, karena termasuk tindak pidana yakni menghambat dan melanggar undang-undang dan peraturan pemerintah yang sudah ditetapkan,” pungkas Ketua PKN Biak.

Selain itu PKN akan merilis beberapa nama untuk ditempatkan di Kabupaten Supiori dan Mamberamo yang nantinya anggota titipan yang nanti akan ada tim di sana yang akan bekerja sama dengan PKN di Biak untuk mengungkit kasus-kasusnya.

“Perintah dari atas kami harus segera membentuk tim PKN di Kabupaten supiori selain itu juga dalam waktu dekat kami akan merilis beberapa nama juga untuk Kabupaten Mamberamo di bawah Koordinasi dari Kabupaten Biak Numfor itu rencana kami ke depan,” Cetus Joey Lawalata. red

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.