Pjs Sekda Buka kegiatan HAN Bintuni

Peringatan Hari Anak Nasional di Kab. Teluk Bintuni. Dok/red
Peringatan Hari Anak Nasional di Kab. Teluk Bintuni. Dok/red

Lensapapua, Bupati Teluk Bintuni Ir. Petrus Kasihiw,MT melalui Asisten 3 Bidang pemerintahan Setda Bintuni Ir.Widyaningsih Sri Utami kemarin (29/7) membuka kegiatan peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2016 tingkat Kabupaten Teluk Bintuni bertempat start mulai dari kompleks Pelabuhan hingga finish di Kompleks GSG Bintuni.

Kegiatan Hari Anak Nasional 2016 yang ditaja Pemberdayaan Perempuan, Pemberdayaan Anak dan Keluarga Berencana (BP3AKB) Kabupaten Bintuni ini mengambil tema “Akhiri penderitaan anak usia dini” yang bertujuan Membangun generasi emas anak Indonesia yang sehat dan cerdas, ceria serta berakhlak mulia.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua TP PKK Kabupaten dan seluruh kepala SKPD, Kaban, Kabag, seluruh camat se-Kabupaten Bintuni serta seluruh siswa -siswi SD/SMP/SMA/K Bintuni.

Dalam Arahannya Asisten III Ir.Widyaningsih sri utami mengatakan, bahwa kegiatan Hari Anak Nasional merupakan suatu momentum yang mengemban visi dan misi penting, strategis dan monumental dalam upaya meningkatkan hak azasi dan kehormatan terhadap anak-anak di Indonesia khususnya di Kabupaten Teluk Bintuni.

Selanjutnya, untuk meningkatkan kesadaran seluruh komponen masyarakat, maka anak merupakan generasi penerus cita-cita perjuangan bangsa.

‘’Untuk itu, maka anak-anak perlu dibekali dengan keimanan, kepribadian, kecerdasan, keterampilan, jiwa dan semangat kebangsaan serta kesegaran jasmani agar dapat tumbuh serta berkembang menjadi manusia yang berbudi luhur, bersusila, cerdas dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Sedangkan peringatan acara Hari Anak Nasional mengandung esensi penting dalam meningkatkan hak azasi dan kehormatan terhadap anak-anak.

Disamping itu, juga untuk meningkatkan kesadaran seluruh komponen masyarakat, kalau anak merupakan generasi penerus cita-cita perjuangan bangsa,” terangnya.

Lanjut dikatakannya, bahwa bangsa ini menjadi kuat, maju dan berhasil manakala semuanya rukun dan bersatu, didik dan berikan contoh bimbing anak-anak semua sejak awal, sejak dini untuk baik sama teman, rukun dan bersatu.

Untuk itu, kepada Kepolisian dan para penegak hukum lainnya, pihaknya meminta untuk bersinergi dalam mencegah, menyelamatkan dan melindungi anak-anak Indonesia dari kejahatan penculikan, perjualan anak untuk tujuan eksploitasi kerja, adopsi ilegal, korban penyalahgunaan narkoba serta kegiatan lain yang menyimpang.

‘’Saya merasa senang kepada penegak hukum dan segenap komponen masyarakat baik perorangan maupun organisasi yang telah memberikan perhatian pada anak-anak Indonesia, saya ucapkan terimakasih dan penghargaan setinggi-tingginya. Untuk kepada orang tua, guru sekolah, saya meminta untuk memastikan kondisi kota yang makin layak bagi anak-anak kita,” ujarnya.

Seperti di ketahui Di Indonesia, Hari Anak Nasional diperingati setiap 23 Juli sesuai dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 1984 tanggal 19 Juli 1984. ian

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.