Perusahaan Industri Mangrove Akan Masuk Berinvestasi Di Sorong

Benyamin Hallatu

Lensapapua – Menurut rencana ada salah satu perusahaan industri mangrove akan masuk berinvestasi di Kabupaten Sorong, ujar bupati, melalui Kadis Kehutanan Ir. Benyamin A. Hallatu, MM, di Aimas, Kamis (7/5).

 “Perusahaan yang akan mengelola industri mangrove tersebut adalah mangrove yang sudah ditebang  akan dijadikan arang, dan bukan chips,” katanya.

 Ketika KEK (Kawasan Ekonomi Khusus) dibuka maka mangrovenya akan dimanfaatkan. Ini merupakan salah satu terobosan kita juga untuk bagaimana menyiapkan industri primer untuk industri arang.

 Perlu diketahui hutan mangorove yang ada di Kabupaten Sorong dengan luasan 856 ribu hektare, dengan mangrove yang ada sekitar 60 ribu  lebih sudah menyebar secara ke seluruh daerah Klabot dan sekitarnya.

 Jadi yang akan kita pertahankan nanti adalah di daerah Klabot, tepatnya di Sungai Sremuk Beraur. Meskipun di kawasan tersebut HPK (Hutan Produksi Konservasi) bukan berarti mangrove kita habis, tutupnya.(rim/Red)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.