Gerakan Tanam Terpadu Dinas Pertanian Gandeng Kodim 1704/Sorong

Dandim 1704 Sorong bersama Asisten l Setda Kab. Sorong, Polre Sorong dan para petani saat melakukan pencanangan. Dok/red
Dandim 1704 Sorong bersama Asisten l Setda Kab. Sorong, Polres Sorong dan para petani saat melakukan pencanangan. Dok/red

Lensapapua,Sorong – Bertempat di Jalan Bandara Kelurahan Klamalu SP I Kab. Sorong Rabu (9/8) Dinas Pertanian bersama TNI Kodim 1704/Sorong dan para petani di Kabupaten Sorong menggelar kegiatan Gerakan tanam terpadu/tanam perdana perluasan sawah untuk kembali mendorong penguatan swasembada pangan dan berupaya mengelola cetak sawah agar dapat terwujud, dan mendorong besarnya peluang meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.

Komandan Kodim 1704/Sorong Letkol. Inf. Aulia Fahmi Dalimunte, S.Sos dalam sambutannya mengatakan, alokasi target 600 hektar tersebut yang berada di Kabupaten Sorong akan terus digiatkan. Hal ini dengan maksud agar percepatan pengelolaan cetak sawah ini dapat berjalan maksimal.

Kegiatan yang mengusung tema “Dengan gerakan tanam terpadu kita sukseskan kemandirian pangan menuju kedaulatan pangan 2017” diharapkan mendapat dukungan semua pihak terkait. Dimana hal ini sangat berpengaruh kepada padi yang merupakan komoditi tanaman pangan dengan peranan pokok dan sangat penting sebagai pemenuh kebutuhan pangan.

Oleh sebab itu pakan dan industri pangan dalam negeri yang setiap tahunnya cenderung meningkat seiring dengan pertambahan jumlah penduduk dan berkembangnya industri pangan dan pakan sehingga dari sisi Ketahanan Pangan Nasional fungsinya menjadi amat penting dan strategis. Masyarakat tani harus terus didampingi dengan dukungan semua pihak.

“Banyak faktor yang dapat mempengaruhi produksi, salah satu di antaranya pendampingan dan pengawalan. Pengawalan dan pendampingan menjadi unsur penting dalam menggerakkan para petani. Karena itu Penyuluh dan Babinsa merupakan salah satu penggerak bagi para petani (pelaku utama),” ujar Dandim.

Sementara itu, Asisten I Setda Kabupaten Sorong, Ishak Kambuaya, S.sos..Msi dalam sambutannya mengatakan, Penyuluh dan Babinsa dapat berperan sebagai komunikator, fasilitator, advisor, motivator, edukator, organisator dan dinamisator melalui pengawalan dan pendampingan kegiatan UPSUS (Upaya Khusus) peningkatan produksi padi dalam pencapaian swasembada berkelanjutan.

Di penghujung kegiatan tersebut, dilakukan penyerahan sarana produksi pertanian dan alsintan dari Kementerian Pertanian RI secara simbolis kepada Dandim 1704 Sorong. Sedangkan penyerahan pupuk dilakukan oleh Asisten I Setda Kab. Sorong kepada Kelompok Tani Kabupaten Sorong, ditutup dengan pemotongan nasi tumpeng secara bersama. ian

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.