Persalinan Sampai Anak Ketiga Dijamin JKN-KIS Semua

Lensapapua,Biak – Salah seorang peserta Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), Herdina Ronsumbre (32) telah merasakan manfaat dari Program JKN-KIS dalam proses persalinan anak ketiganya yang dirasakan sangat memuaskan.

Warga Kampung Mandala Distrik Biak Kota ini mengaku, manfaat yang dirasakan bukan sekedar kemudahan dalam mendapatkan pelayanan saja akan tetapi terkait pembiayaan saat berobat pun ditanggung dalam Program JKN-KIS.

“Saya ingat betul dan sangat merasakan manfaat kartu JKN-KIS ini. Saya dengan mudah bisa terlayani, proses administrasi tidak susah yang saya bayangkan. Saya bersyukur karena tidak merasakan pelayanan yang berbeda antara melahirkan di sini dan di Jayapura. Anak pertama saya lahir tahun 2011 di rumah sakit di Kota Jayapura dan adik-adiknya di Biak. Walau di tempat yang berbeda saja juga tidak mengeluarkan biaya sama sekali alias nol rupiah,” beber Herdina, Rabu (28/04).

Awalnya, Herdina tak menyangka bahwa BPJS Kesehatan akan menjamin semua biaya selama perawatan persalinan. Bahkan bukan hanya biaya persalianan, konsultasi ke dokter selama hamil 9 bulan juga bisa dimudahkan dengan menggunakan kartu JKN-KIS ini. Tidak cukup itu saja. Menurut Herdina, pelayanan di fasilitas kesehatan pun sangat maksimal dan tidak ada yang dibedakan pelayanannya dengan peserta umum.

Di masa pandemi Covid-19 ini, Herdina menyadari betapa pentingnya memiliki jaminan kesehatan. Walaupun saat ini ia harus membayarkan iuran setiap bulan, akan tetapi menurutnya jumlah iuran yang ia bayarkan tidak sebanding dengan besarnya manfaat yang ia dapatkan.

Herdina juga menceritakan bahwa ketika suami dan anaknya sakit, juga mendapatkan pelayanan yang baik dari fasilitas kesehatan tanpa mengenal waktu.

“Suami saya pernah dirawat inap di RSUD Biak selama lima hari karena asam lambungnya kambuh. Penyebabnya kemungkinan kelelahan saat bekerja. Selama masa perawatan tidak dipungut biaya termasuk obat-obatan. Begitu juga dengan anak saya yang pernah sakit malaria. Intinya, dengan kartu JKN-KIS ini bisa dilayani kapan saja,” jelasnya.

Perempuan yang saat ini berprofesi sebagai ibu rumah tangga ini lantas berharap agar masyarakat dapat menyadari pentingnya memiliki jaminan kesehatan yang merupakan kewajiban seluruh masyarakat Indonesia.

“Semoga semua masyarakat bisa sadar seperti saya untuk memiliki jaminan kesehatan, terlebih ini kan memang diwajibkan oleh pemerintah. Saya sangat bersyukur bisa menjadi peserta JKN-KIS dan selalu saya bawa ke mana-mana,” katanya.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.