Pembajak CD Lagu Daerah Pasting, Diduga Bukan Saja Satu Oknum

banner 120x600
banner 468x60
Yan Christian Warinussy


MANOKWARI, Lensapapua – Ketua LP3BH Papua Barat Yan Christian Warinussy yang juga Advokat dan Pembela HAM di Tanah Papua/Penasihat Hukum dari salah satu Tersangka Kamil Abu Kaimpu mengatakan, terkait kasus yang menjerat kliennya adalah kasus yang di nilai sepihak. Pasalnya menurut Yan menjelaskan, Sejak Rabu, 10/5/2017 setelah secara resmi dirinya diberi kuasa oleh terlapor tersangka dugaan “pembajak” CD lagu-lagu Daerah Papua atas nama Kamil Abu Kaimpu yang sedang ditahan di Polda Papua Barat adalah kasus yang diharapkan dapat andil dan diselesaikan perkaranya dengan baik.

” Klien saya ini diduga keras telah terlibat melakukan “pembajakan” lagu-lagu daerah Papua yang disimpan dalam kepingan CD dan diperjual-belikan secara melawan hukum di Jalan Pasa Ikan, Wosi-Manokwari. Namun dari hal ini bukan hanya dilakukan oleh klien saya sendiri,”Ujar Yan Christian Warinussy melalui siaran persnya yang diterima redaksi (15/5).

banner 325x300

Menurutnya Kliennya diduga dan dilaporkan oleh (FP) yang justru merupakan otak dan justru mempunyai jaringan yang luas atas penggandaan “Pembajakan” / penjualan kepingan CD Bajakan lagu – lagu daerah tersebut.

” Klien saya ini dilaporkan oleh seseorang bernama Frengky Pasaribu, yang justru selama ini diduga telah menjadi “otak” dari kegiatan pembajakan atas lagu-lagu daerah Papua dengan cara memperbanyak tanpa seijin penciptanya, seperti lagu Ciptaan Moses Swabra, Myam Ronanggi, Ro Fyar Kwanes, PPyamiPyami Pyami, dan Waswar Manseren,”Tegas Yan

Hal ini tegas Yan disebabkan, murni Kliennya yang dikambing hitamkan karena justru kliennya dan sejumlah pedagang CD di Manokwari yang telah selama lebih dari 10 tahun telah membeli kaset/CD bajakan lagu-lagu daerah Papua dan lagu-lagu pop rohani Papua dari Frengky Pasaribu tersebut di kawasan Glodok-Jakarta.

” Sejumlah bukti telah kami miliki dan akan melaporkan balik si pelapor dari Laporan Polisi Nomor : LP/123/V/2017/SPKT tanggal 4 April 2017 tersebut ke Polda Papua Barat,”Tukasnya (ian)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.