Pemadaman Listrik Bergilir, Manager PLN Biak : “Secepat Mungkin Kita Upayakan Bisa Normal Kembali”

Manager PT. PLN (Persero) UP3 Biak, Y. Soedarmono. Dok/red
Manager PT. PLN (Persero) UP3 Biak, Y. Soedarmono. Dok/red

Lensapapua, Kondisi Listrik di Kabupaten Biak Numfor saat ini mengalami defisit sehingga akhir-akhir ini pelanggan PLN di Biak sering mengalami pemadaman Listrik bergilir karena adanya gangguan pada salah satu unit alat pembangkit listrik milik PLN.

Manager PT PLN (Persero) UP3 Biak, Y. Soedarmono mengatakan Pemadaman listrik bergilir di Biak terjadi akibat terganggunya mesin pembangkit listrik milik PLN karena waktu pemeliharaan nya sudah masuk, akan tetapi saat ini kondisi beban begitu panas dan suhu di Biak juga agak sedikit naik hingga daya mampu mesin menurun.

“Karena mungkin temperaturnya berlebih yang mengakibatkan 1 unit peralatan kami terganggu, namun untuk memperbaiki kami sudah koordinasi ke beberapa bagian yang mana sementara dalam penanganan, saya kemarin langsung ke lapangan untuk melihat kondisinya, semoga tim dari Jakarta Segera tiba dan bisa dikerjakan dalam 10 hari kedepan sehingga diharapkan pertengahan Februari sudah bisa normal kembali,” jelasnya, Selasa (29/1).

Menurut Soedarmono saat ini pihaknya membutuhkan penanganan khusus karena kondisinya gangguan mesinnya cukup berat yakni bearing nya sampai patah, Pihak PLN inginnya langsung secepatnya dikerjakan tapi harus menunggu peralatan khusus yang di datangkan dari jakarta.

“Kami maunya langsung dikerjakan tapi yang kami pikirkan untuk jangka panjangnya, jangan sampai kita kerjakan sekarang tapi tingkat ketelitian nya itu rendah karena peralatan khususnya belum tiba dari Jakarta, jadi kami mengambil kesimpulan lebih baik terlambat sekian hari daripada fatal untuk selamanya,” ujar Soedarmono.

Ia juga menambahkan mudah-mudahan bisa ditunjang dengan adanya Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) di daerah Urfu yang akan segera rampung pada bulan maret nanti.

“Mudah-mudahan nanti ditunjang dengan PLTMG yang akan masuk sekitar akhir Maret dan nanti berikutnya ada lagi 1X10 Mega yang kita sebut dengan Biak 2 yang sementara di dibangun itu bisa masuk pada akhir tahun,” tuturnya.

Dirinya berharap semua program PLN ke depan nanti tidak ada ganggu, terutama kendala non teknis di lapangan karena saat PLN sedang melakukan pembangunan jaringan kurang lebih 20 km ke lokasi PLTMG untuk mensupply energi ke kota.

“Sementara masyarakat bisa lihat di sepanjang jalan kita sedang memasang tiang-tiang yang akan kita usahakan selesai di awal bulan maret,” katanya.

Terkait dengan gangguan yang di lapangan adalah banyak pohon-pohon yang tinggi yang sangat mengganggu pelayanan PLN, untuk itu Ia meminta kesediaan masyarakat yang bisa merelakan pohon-pohonya untuk di tebang atau dipangkas, untuk bisa memudahkan pelayanan PLN.

Selain itu dikatakan tunggakan pelanggan PLN cukup besar untuk di kota biak yakni sekitar hampir 4 Miliar Rupiah, jadi diharapkan kesadaran masyarakat untuk bisa membantu dengan menyelesaikannya.

“Karena dengan banyaknya tunggakan makan kami semakin di lemahkan, dari segi kinerja pasti kita jelek, belum lagi hutang kita, karena rekening itu juga untuk membayar hutang dengan negara, kalau tunggakan tidak diselesaikan hutang kita terus menumpuk akan membuat kita juga sulit, saya berharap masyarakat bisa mendukung PLN untuk bisa mewujudkan pelayanan yang lebih baik lagi,” pungkasanya. red

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.