Paslon Positif Covid-19 di Kabupaten Supiori dan Keerom, Tahapan Pemeriksaan Kesehatan Ditunda

Anggota Bawaslu Provinsi Papua Ronald Manoach, saat di wawancara Media di Hotel Asanah Biak, Kamis (10/09/2020).

Lensapapua, Biak – Dengan adanya enam Paslon  Bupati dan Wakil Bupati di Kabupaten Supiori dan Keerom yang terkonfirmasi terpapar Covid-19, maka tahapan pemeriksaan kesehatan akan ditunda dan akan dilanjutkan setelah pemeriksaan covid-19 dari keenam paslon ini telah dinyatakan benar-benar negative.

Adapun paslon yang terkonfirmasi positif Covid-19 ini yakni, satu orang berasal dari Kabupaten Keerom dan 5 orang lainnya berasal dari Kabupaten Supiori.

Seperti yang dikatakan, Anggota Bawaslu Provinsi Papua Ronald Manoach,  bahwa dengan adanya kasus covid-19 ini, jelas akan berpengaruh pada tahapan pilkada untuk itu tahapan pemeriksaan kesehatan tidak bisa dilanjutkan sesuai jadwal atau ditunda.

“Tahapan pemeriksaan kesehatan selanjutnya dari keenam bakal calon itu akan dilanjutkan setelah hasil pemeriksaan COVID-19 terhadap mereka dinyatakan negatif. Sedangkan bagi bakal calon lainnya tetap melanjutkan pemeriksaan sesuai jadwal, kata Manoach saat ditemui Wartawan di Biak, Kamis (11/09/2020).

Melalui kesempatan ini, ia menghimbau semua yang akan terlibat dalam proses Pilkada, baik Bakal Calon, tim sukses, partai Polotik dan masa pendukung untuk bisa mengendalikan diri dan disiplin menerapkan protokol kesehatan karena Pilkada saat ini berbeda dengan Pilkada sebelumnya, karena dilaksanakan ditengah pandemi covid-19.

“Kami menyarankan untuk tim-tim pemenangan dari seluruh bakal calon di 11 kabupaten ini agar dengan kesadaran diri melakukan tes Swab, agar kemudian mereka dapat memastikan diri mereka itu bebas covid-19 saat mereka turun di lapangan, kita semua harus menjaga tanah papua harus menjaga masyarakat papua dari penyebaran covid-19 ini,” katanya.

Ia berharap setiap orang yang terlibat dalam tahapan Pilkada, harus memiliki kesadaran tinggi untuk menjaga kualitas demokrasi tetapi juga harus mengatisipasi penyebaran covid-19.

“Kami dari bawaslu sendiri menganjurkan bagi semua yang terlibat secara langsung dalam tahapan pendaftaran kemarin untuk dengan kesadaran diri masing-masing melakukan swab test, karena tahapan tahapan lainnya akan terus berjalan, untuk itu kami harap setiap individu menjaga disiplin pencegahan covid-19

Tercatat 35 orang pasangan balon bupati dan wakil bupati yang terdaftar ikut pilkada di 11 KPU di Papua yakni di Kabupaten Keerom, Merauke, Boven Digul, Yalimo, Pegunungan Bintang, Mamberamo Raya, Nabire, Waropen, Supiori, Asmat dan Kabupaten Yahukimo.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.