Natuna,  Lokasi Tempat Gubernur Mandacan Ikut Latihan Militer

Ilustrasi Natuna

Manokwari, Lensapapua – Dikabarkan Gubernur Papua Barat Drs. D.MANDACAN  akan ikut langsung dalam rangkaian kegiatan pelatihan perang Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) 2017 di Tanjung Datuk, Natuna, Kepulauan Riau. Hal ini diungkapkan Gubernur Usai agenda temu sapa masyarakat dan ibadah syukuran bertempay dirumah kediamannya di Fanindi Manokwari.

Hal ini juga sesuai informasi yang dihimpun Kamis (18/5) bersama para Gubernur lainnya se Indonesia Gubernur Drs. D. mandacan diketahui telah berkumpul di Lanud Halim Perdanakusuma untuk siap  diterbangkan ke pulau Natuna, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau.

Gubernur Mandacan Saat berpose bersama Pejabat Gubernur lainnya

Di Natuna salah satu kabupaten yang terdiri dari tujuh pulau, dengan Ibu Kota di Ranai memang sangat terkenal dengan lokasinya yang telah mendunia sebagai tempat pelatihan militer yang dimiliki negara indonesia. Dimana dijelaskan Oleh Gubernur Mandacan dalam kegiatan ini akan mulai berkumpul di Jakarta sejak Rabu (17/5/2017), terkait persiapan sebelum keberangkatan. Salah satunya adalah pemeriksaan kesehatan. Dan  Pada Kamis (18/5/2017), seluruh gubernur berkumpul di Bandara Halim Perdana Kusumuh Jakarta untuk bersiap-siap di berangkatkan ke Kepulauan Natuna menggunakan pesawat milik TNI Angkatan Udara.

“Kita bersama pada gubernur dari daerah lain akan mengikuti kegiatan pembaretan yang akan dilaksanakan TNI,” ujar Gubernur Mandacan sebelumnya saat masih di Manokwari (15/5) kemarin.

Menurut dia, selama di Kepulauan Natura Presiden bersama jajaran TNI akan diajak untuk mengelilingi pulau tersebut. Sejumlah alutsista TNI seperti kapal perang, kapal selam dan helikopter akan diterjunkan untuk mendukung kegiatan tersebut. Dimana selama menjalani latihan, peserta akan mengenakan pakaian loreng layaknya TNI. (Red/ian)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.