Nakes FKTP di Nabire, Dibekali Penatalaksanaan Penyakit Kronis

banner 120x600
banner 468x60

Lensapapua, Nabire – BPJS Kesehatan Cabang Biak Numfor berupaya meningkatkan komitmen pelayanan kesehatan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) melalui kegiatan mentoring spesialis dalam pengelolaan peserta Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis). Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Nabire, Marell Obrin Thompson Gultom mengatakan tujuan di laksanakannya mentoring spesialis ini yaitu untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan pada FKTP dan meningkatkan pemahaman serta kompetensi tenaga medis dalam penatalaksanaan hipertensi dan diabetes melitus.

banner 325x300

“Dengan mentoring ini FKTP diharapkan memiliki komitmen untuk peningkatan mutu pelayanan di fasilitas kesehatan. Dokter umum di FKTP mendapatkan pembekalan terkait penatalaksanaan luka diabetik, penatalaksanaan diabetes melitus dan hipertensi, serta dampak dari penyakit kronis seputar penyakit saraf,” ujar Thompson.

Pelaksanaan mentoring spesialis kepada FKTP dihadiri oleh seluruh perwakilan dokter umum di seluruh FKTP mitra BPJS Kesehatan di Kabupaten Nabire, Rabu (22/06). Dalam mentoring spesialis dipaparkan dan dibahas terkait penatalaksanaan penyakit hipertensi dan diabetes mellitus yang disampaikan oleh dokter spesialistik yaitu dr.Beny Trisaktyari,Sp.Pd., dr.Nirwan Sembiring, M.Ked(Neu),Sp.S., serta dr. Erwin Aryanto Patabang, S.Pb.

Thompson menambahkan, mentoring ini fokus membahas penyakit diabetes melitus dan hipertensi, karena penyakit tersebut merupakan penyakit dengan jumlah kasus pengidap yang tinggi, bahkan secara nasional. Diabetes melitus dan hipertensi memakan biaya terbesar dalam penjaminan, terutama yang memiliki penyakit bawaan. Dalam peraturan perundang-undangan, BPJS Kesehatan juga memiliki tugas untuk melakukan kendali mutu dan biaya bersama fungsi-fungsi terkait. Oleh karena itu, mentoring terhadap dokter pengelola Prolanis perlu dilakukan agar penanganan diabetes melitus dan hipertensi dilakukan dengan efektif.

“Tenaga medis di FKTP dapat memberikan pelayanan tingkat pertama dalam hal penatalaksanaan pasien dengan luka diabetik dan hipertensi sehingga pasien tidak perlu lagi melakukan pelayanan tersebut di rumah sakit,” tutur Thompson.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nabire Silas Elias Numobogre, memberikan apresiasinya terhadap kegiatan mentoring spesialis ini. Kegiatan ini memberikan pemahaman tambahan kepada seluruh tenaga media di FKTP khususnya dalam penanganan penyakat kronis bagi peserta Prolanis.

“Dengan adanya mentoring spesialis ini tentunya sangat bermanfaat bagi tenaga medis di FKTP terutama dokter umum dan perawat karena tentunya akan adan peningkatan kompetensi serta pemahaman seputar penatalaksanaan luka diabetes dan hipertensi serta penyakit saraf yang bisa timbul pasca penyakit diabetes melitus.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.