Mobile JKN Ibarat Kantor BPJS Kesehatan Dalam Genggaman

Lensapapua, Biak – Namanya Ikmand Haris (28). Pemilik Cafe Oi Biak ini merupakan salah satu peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang sudah merasakan kemudahan dalam aplikasi Mobile JKN. Ikmand, begitu ia akrab disapa, melihat bahwa aplikasi Mobile JKN memberikan kemudahan bagi seluruh masyarakat Indonesia untuk mengakses layanan kepesertaannya terutama ditengah pandemi seperti sekarang ini.

“Sudah lama saya mengunduh aplikasi Mobile JKN di smartphone saya. Mungkin sudah sekitar satu tahun lalu. Awalnya saya tahu tentang aplikasi Mobile JKN dari teman-teman di BPJS Kesehatan yang biasa ngopi di tempat saya ini. Setelah tahu dan paham manfaatnya, saya rasa masyarakat khususnya peserta JKN-KIS wajib unduh aplikasi keren ini,” katanya, Senin (15/06).

Menurutnya, aplikasi Mobile JKN ini merupakan inovasi yang dapat dirasakan langsung oleh peserta JKN-KIS. Fitur-fitur di aplikasi ini mulai dari pendaftaran peserta, perubahan data kepesertaan, perubahan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), cek iuran, riwayat penggunaan pelayanan, Skrining Mandiri Covid-19, informasi seputar JKN-KIS, layanan pengaduan sampai KIS Digital yang dapat kita gunakan sebagai pengganti kartu fisik. Dan yang terbaru peserta bisa langsung melakukan turun kelas perawatan dengan aplikasi Mobile JKN.

“Ibaratnya, aplikasi Mobile JKN ini seperti Kantor BPJS Kesehatan dalam genggaman, semua informasi dan layanan seputar Program JKN-KIS sudah dapat kita akses dengan mudah tanpa harus menguras waktu dan tenaga dengan datang langsung ke Kantor BPJS Kesehatan. Aplikasi ini pun mudah dijalankan, hanya beberapa menit saja untuk mengunduh dan mengunduhnya. Untuk registrasi kita perlu menyiapkan data-data nomor kartu JKN-KIS, nomor KTP, nomor ponsel, alamat email dan beberapa data diri utama. Tampilan menunya sederhana tetapi fitur yang tersedia cukup lengkap. Ada menu Kartu Peserta digitalnya juga yang bisa digunakan untuk pelayanan di fasilitas kesehatan, jadi tidak harus menggunakan kartu KIS aslinya,” katanya.

Di akhir percakapan, Ikmand menyebutkan bahwa sangat menyayangkan jika masih ada peserta JKN-KIS yang belum aktif menggunakan atau bahkan belum mengetahui adanya Mobile JKN. Fitur yang berkembang saat ini semakin menguntungkan dirinya sebagai peserta JKN-KIS yang bahkan jarang atau belum pernah memanfaatkan kepesertaan JKN-KIS nya untuk berobat.

“Aplikasi Mobile JKN ada fitur baru yang namanya menu Konsultasi Dokter. Sebelumnya saya belum pernah menggunakan kepesertaan saya untuk berobat. Karena alhamdulillah memang masih diberi kesehatan. Untuk pertama kalinya saya melakukan konsultasi dengan dokter tempat saya terdaftar lewat aplikasi ini. Saya bisa chatting langsung dengan dokter tentang keluhan dan gejala yang rasakan. Melalui aplikasi Mobile JKN ini pula, akhirnya saya bisa memanfaatkan kepesertaan JKN-KIS saya untuk pertama kalinya,” ucapnya senang.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.