Lagi, Bocah 6 Tahun di Cabuli

 

Kasat reskrim Rajaampat.AKP.Robin Kumbarayudha
Kasat reskrim Rajaampat.AKP.Robin Kumbarayudha

Lensapapua, R4 – Lagi, kasus pencabulan anak dibawah umur terjadi. Kali ini dengan
Terlapor/ terduga pelaku (U) 62 thn, pekerjaan kontraktor yang menimpa korban inisial A, 6 thn, pelajar taman kanak kanak.

Kasat Reskrim Raja Ampat AKP Robin Kumbarayudha,S.sos kepada Lensapapua (22/1) Via Whatshaap mengatakan, kejadian ini terjadi pada  hari sabtu, 21 januari 2017, pkl 11.00 wit. Dimana saat itu ibu korban inisial M (40thn) sedang mencari anaknya inisial A dikarenakan dari pkl 09.00 wit tidak kelihatan bermain disekitar rumah, akhirnya memutuskan untuk mencari ke rumah dimana biasa bocah ini kerap bermain yakni pada rumah terduga pelaku inisial (U).

” dikarenakan biasa bermain dirumah tersebut. sesampainya dirumah  terduga (U), ortu korban  tidak melihat korban dan berupaya untuk memanggil nama korban namun tidak disahut korban,”Ujar Mantan Kapolsek Babo ini.

Lanjut Robin menjelaskan, dari hal tersebut dan  Melihat ada gelagat yang aneh sehingga ortu korban tsb masuk kerumah dan membuka kamar pelaku, disana terlihat korban A bersama temannya R sedang tertidur di tempat tidur pelaku, spontan ortu korban membawa korban untuk pulang kerumah.

Namun sesampai di rumah korban A yg tiba – tiba bangun dari tidur sempat sedikit kaget, gugup dan ketakutan, sehingga membuat kedua ortu korban tsb bertanya perihal sikapnya tersebut.

” Dari situlah Korban A menceritakan kepada kedua ortunya bahwa pelaku U memaksa korban A utk berhubungan suami istri. Dengan adanya pengakuan tsb, kedua ortu korban A melaporkan ke Polres Raja Ampat,  dan minggu 22/1 terduga telah ditahan,”Jelasnya

Kini Kasus pencabulan anak dibawah umur dgn pelaku U dan korban A ini jiga telah ditangani oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Satreskrim Polres Raja Ampat.

Kasat Reskrim Polres Raja Ampat, AKP Robin Kumbarayuda, S.Sos mengatakan,”adanya faktor kesempatan dimana lengahnya pengawasan orang tua terhadap anaknya, sehingga menimbulkan niat para pelaku tindak pidana untuk melakukan niat jahatnya,”Tukasnya

Dari hal ini dihimbau bagi warga khususnya wilayah raja ampat, sekali lagi kasus asusila dan pencurian adalah tren tindak pidana yg marak terjadi, maka pengawasan terhadap lingkungan serta khusus nya keluarga lebih dimaksimalkan.

“Jangan pernah lengah menjaga, mengawasi, menyimpan dan melindungi segala harta benda serta seluruh anggota keluarga,”Himbau Robin.

Atas kejadian ini, terduga dikenakan Pasal yg diterapkan, pasal 82 ayat (1) UU no 23 thn 2002 sebagaimana telah diubah dgn UU no 35 thn 2014 tentang perlindungan anak, dengan sanksi pidana minimal 5 tahun maksimal 15 tahun, serta denda paling banyak 5 milyar. Saat ini pelaku U telah ditahan di mako polres raja ampat dan harus mempertanggung jawabkan perbuatannya. (ian)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.