Kementan Sambut Baik Penyelenggaraan Gebyar Perbenihan Tanaman Pangan Nasional

Lensapapua–    Kementerian Pertanian diwakili Direktur perbenihan hadiri acara pembukaan Gebyar Perbenihan Tanaman Pangan tingkat Nasional ke-7 tahun 2019 yang diselenggarakan di gedung Aimas Convention Center (ACC) Kabupaten Sorong. Senin ( 28/10 )

 

Dalam sambutan Menteri Pertanian ( Mentan) yang dibacakan oleh Direktur Perbenihan DR. Muh. Muntaqqin Muliyadi, mengatakan bahwa pemerintah Menetapkan sasaran produksi padi sebesar 82,5 juta ton gabah kering giling,  Jagung sebesar 30 ribu ton, Kedelai 2,2 juta ton biji kering.

 

Untuk memenuhi kebutuhan pangan kita yang terus meningkat salah satu strategi untuk mencapai sasaran produksi adalah menggunakan benih varietas unggul bersertifikat,  sehingga saudara-saudara penyelenggaraan kegiatan perbenihan tanaman pangan ini relevan dengan upaya kita mewujudkan kemandirian benih.

Untuk mendukung ketahanan pangan melalui pengenalan varietas-varietas unggul baru,  ada yang didisplay, ada varietas-varietas unggul baik unggul nasional maupun lokal serta yang paling penting bagi kita Insan perbandingan adalah pertukaran informasi dan teknologi.

 

Varietas unggul yang mampu meningkatkan profit, meningkatkan ketahanan terhadap organisme pengganggu tumbuhan dan toleran terhadap cekaman lingkungan serta memperbaiki mutu hasil jumlah.

Varietas unggul tanaman pangan yang telah dilepas oleh pemerintah sampai saat ini adalah sebesar 344 varietas untuk padi Inbrida 344, varietas unggul untuk padi hibrida.

 

Penyebarluasan varietas unggul baru hendaknya dapat diselaraskan dengan program-program baik di pusat maupun di daerah.

 

Disamping itu penggunaan varietas lokal jadi nanti kalau tidak salah kita akan panen lokal yang banyak yang sudah dihasilkan ubi jalar Pati dan selulosa. tidak salah ini merupakan varietas unggul nasional yang berasal dari Tanah Papua.

 

Penggunaan varietas lokal dalam program benih bantuan telah diakomodir oleh pemerintah jadi varietas lokal yang telah didaftarkan dan dilaporkan dapat digunakan. anda dapat menggunakan anggaran pemerintah baik pusat maupun daerah untuk pengembangannya dan kegiatan pelepasan varietas lokal ini sudah lebih dipermudah.

 

Pada kesempatan ini saya meminta Dinas Pertanian BPS Bali untuk segera menata sistem atau alur produksi dan distribusi benih varietas unggul bersertifikat di masing-masing provinsi dan kabupatenm

 

Agar benih varietas unggul bersertifikat dapat tersedia sesuai kebutuhan petani sehingga keluhan dari petani bahwa benih terlambat dan varietas yang tidak sesuai dapat kita lakukan atau kita kurangi secara bertahap berbasis korporasi petani.

 

Korporasi-korporasi petani yang dikembangkan saat ini di 6 provinsi dan pengembangan petani produsen padi di 10 provinsi dan pada tahun 2020 jumlah cakupannya akan diperluas. Hal ini dalam rangka untuk mendukung kemandirian benih di masing-masing provinsi dan kabupaten.

 

Konsep pengembangan kawasan pertanian berbasis korporasi petani merupakan kegiatan pengembangan kawasan pertanian yang dilaksanakan secara terpadu dan berkelanjutan.

 

Dimulai dari subsistem hulu sampai ke subsistem hilir dalam satu sistem usaha tani dengan memperhatikan aspek sosial budaya setempat bagi aspek sosial budaya setempat.

 

Mengingat betapa pentingnya penyediaan dan penggunaan benih varietas unggul bersertifikat, maka peningkatan kompetensi pengawas benih tanaman juga perlu mendapatkan perhatian utamam.

 

Kedepan para gubernur dan seluruh hadirin jadi sebagian besar yang hadir pada kesempatan Gebyar Beni adalah pengawas benih tanaman yang merupakan ujung tombak dari upaya kita untuk mendapatkan benih kualitas dan bermutu.

 

Yang terdistribusi kepada petani kita peningkatan kompetensi PBT sejalan dengan tema hari ulang tahun kemerdekaan RI tahun ini yaitu SDM unggul dan Indonesia maju. dengan SDM unggul yang mempunyai kompetensi tinggi menguasai teknologi serta terampil.

 

Diharapkan SDM perbenihan akan siap memasuki era dari era industri perbenihan point Zero mudah-mudahan ini bisa tercapai dalam waktu yang tidak terlalu lama.

 

“Saya menyambut baik kegiatan Gebyar perbenihan tanaman pangan ke 7 tahun ini diselenggarakan juga kegiatan yang mengarah kepada peningkatan kompetensi para pengawas benih tanaman yaitu ada sarasehan yang kita mulai dari semalam di hotel waigo dan beberapa aktivitas lainnya yang berguna pada peningkatan kompetensi teman-teman kita pengawas benih tanaman.

 

Bertepatan dengan hari peringatan Sumpah Pemuda, Saya berharap dengan semangat keberagaman dan persatuan Indonesia kegiatan Gebyar perbenihan tanaman pangan ini dapat dilaksanakan dengan baik sehingga hasilnya bermanfaat bagi seluruh Insan perbenihan masyarakat Indonesia pada umumnya. Red

 

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.