Kapolres Supiori : Kita Harus Bersinergi Dalam Percepatanan Penanganan Covid-19

Lensapapua, Biak – Kapolres Supiori AKBP I Made Budi Darma, SE mengikuti Rapat Tim Gugus Tugas Kabupaten Supiori yang berlangsung di aula Rum Kankon Kakara Mapolres Supiori, Senin(16/11/2020).

Rapat tersebut dikoordinir oleh Sekda Supiori Ferra Wanggai, M.Si yang di ikuti 9 Kepala OPD Supiori. Kegiatan tersebut di hadiri oleh Wakil Bupati Supiori Onesias Rumere, S.Sos , Kepala Dinas Inspektorat Kabupaten Supiori Kartubi, Kabag OPS Polres Supiori AKP Alexander Sitepu, Danramil 1708 Supiori Selatan Kapten Inf. Sutrisno Bachtiar, Kepala Dinas Koperasi Kabupaten Supiori Edy Rahmat, SE , Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Supiori Albert Rahalus, S.Sos., M.Si , Kepala Dinas Pol PP Kabupaten Supiori Antonius Sendeng, Plt. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Supiori Ari Wambrauw, Kabid Dinas DPMPTSP Agung Roreng, Direktur RSUD Supiori dr. Jenggo Suarko, Kepala TU RSUD Supiori dr. Suli Sitohang, Dokter RSUD Supiori dr. Leonardo, Dokter RSUD Supiori dr. Judith Dimara, Dokter RSUD Supiori dr. Rezky Akubiarek.

Wakil Bupati Supiori Onesias Rumere, S.Sos dalam sambutannya mengatakan sangat perihatin setelah mendapat informasi dari bahwa sebagian besar tenaga medis terpapar covid-19 sehingga RSUD Supiori tutup untuk sementara waktu. Tim gugus tugas telah di bentuk dari lama sehingga mencari solusi bagaimana menangani situasi saat ini.

“Saya telah berkoordinasi dengan Kapolres dan Kepala Dinas yang terkait dalam tim gugus tugas ini, untuk mencegah penyebaran Covid 19 sehingga bisa di tangani dengan baik.” Ucap Wakil Bupati Supiori.

Sementara itu, Direktur RSUD Supiori dr. Jenggo Suarko menyampaikan berterimakasih karena telah di undang dalam rapat kali ini. Untuk kendala di RSUD Supiori dalam menangani pasien covid-19 yaitu tenaga medis yang kurang, tempat isolasi yang masih sedikit, kurangnya pemahaman oleh masyarakat terkait covid-19, obat-obatan dan dukungan PLN yang tidak stabil pada saat melakukan pemeriksaan di Radiologi. Untuk RSUD Supiori tidak bisa menangani secara sendiri karena banyak beban yang harus di tangani sendiri.

“Total keseluruhan ada 63 orang Positif Covid-19, 50 orang di nyatakan sembuh dan 13 orang yang sementara masih dirawat.” Kata dr. Jenggo Suarko.

Tambahan dari Kapolres Supiori AKBP I Made Budi Darma, SE. “Kita telah mendengarkan laporan dari Direktur RSUD Supiori terkait kendala dan jumlah pasien, di sinilah kita harus saling bersinergi dalam percepatan penanganan covid-19. Ada juga anggota Polres Supiori yang terkonfirmasi covid-19 dan telah dilakukan isolasi, saya berterima kasih kepada RSUD Supiori yang telah melakukan penganganan,” ungkapnya.

“Saat ini kita akan mencari teknis SOP penanganan yang baik dalam penanganan covid-19 di Kabupaten Supiori, terdapat kendala bagi Tim Gugus Tugas dan dari polres Supiori juga terdapat kekurangan jadi di sini kita tidak saling memojokkan”,tambahnya.

“Masyarakat banyak yang tidak menggunakan masker walaupun telah di lakukan pembagian masker oleh instansi terkait, kurangnya pemahaman sehingga di anggap biasa saja namun kenyataannya saat ini sangat memperhatikan bagi kita.” Tutup Kapolres Supiori.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.