Kapolda Papua barat; Anggota Polisi Harus Respon Cepat Keluhan Masyarakat

Lensapapua – Kapolda Papua Barat Irjen Pol Tornagogo Sihombing menuturkan, saya selaku pimpinan kepolisian di daerah ini memerintahkan kepada semua jajaran ikut proaktif agar cepat merespon terhadap  berbagai keluhan masyarakat.

 

Kedatangan  jenderal berbintang dua di jajaran Polda Papua Barat itu bersama pejabat utamanya serta rombongan, saat melakukan kunjungan kerja di Mapolres Sorong, Senin (7/6-2021) di Aimas.

 

“Bukan saja merespon apa yang menjadi keluhan masyarakat, tapi harus diselesaikan segala permasalahannya,” tegas Kapolda Papua Barat.

 

Keluhannya,  seperti apa yang disampaikan masyarakat agar tidak  meningkat menjadi ancaman faktual atau pun akan menjadi suatu kejahatan, kata dia.

 

Tadi sudah saya jelaskan,  bagaimana kesiapan personil kita di dalam merespon apa yang diingini masyarakat. Itu yang paling penting.

 

Sambung dia, itu artinya supaya masyarakat merasa puas dengan pelayanan yang kita berikan.  Apabila selama ini masyarakat belum puas ini berarti pelayanan aparat kita belum memadai.

 

“Kita harus betul-betul memberikan kepuasan kepada masyarakat  dalam setiap pelayanan kepolisian. Makanya, seperti di Aimas ini sudah ada vitur-vitur untuk memudahkan masyarakat mengakses pelayanan polisi, tanpa harus datang ke kantor polisi,”imbaunya.

 

Selanjutnya, semua pelayanan tidak akan berarti kalau anggota itu melayani tidak dengan hati. Semuanya harus dengan hati, dan itu yang menjadi ketegasan saya, aku Irjen Pol Tornagogo.

 

Ketika ditanya wartawan, dimana berdasarkan hasil survey, Polda Papua Barat meraih peringkat terbaik pertama nasional, kembali Kapolda menjelaskan itu memang  dalam bidang  tugas pelayanan, dan hal itu bukan suatu pencitraan. Kita harus bisa menjawab berbagai tantangan yang ada.

 

Di sini (Papua Barat) ancaman utama masalah geografisnya. Ada masyarakat yang jauh di sana belum tentu mereka bisa melihat polisi, makanya dengan aplikasi yang ada ini masyarakat tanpa harus ke kantor polisi.

 

Artinya, harus melekat mindset (pola pikir) seluruh anggota, dimana masyarakat bisa menilai polisi hadir terus bersama mereka, tandasnya. (rim/red)

 

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.