Kabar Adanya Pasien Virus Corona Di Biak Numfor Adalah Hoax

Lensapapua, Biak – Bupati Kabupaten Biak Numfor Herry Ario Naap, S.Si.,MPd memberikan pernyataan resmi terkait isu yang beredar di masyarakat dan media sosia bahwa di kabupaten Biak Numfor terdapat pasien virus Corona itu adalah tidak benar atau Hoax.

“Isu adanya pasien Virus Corona atau Coronavirus Disease (COVID-19) di Biak Numfor yang tengah ramai diperbincangkan di media sosial saat ini adalah tidak benar, itu hanyalah isu Hoax  yang disebarluaskan oleh orang – orang yang tidak bertanggung jawab,”ujar Bupati kepada wartawan dalam Konfrensi Pers di Ruang Sasana Krida Biak, Kamis (5/3/2020).

Dijelaskan bahwa dari hasil pantauan tim pencegahan dan penanganan kasus virus corona yang dibentuk Dinas Kesehatan Kabupaten Biak Numfor sama sekali tidak ditemukan adanya pasien atau orang yang diduga terinfeksi virus Corona.

“Laporan dari Kesehatan Pelabuhan Biak, baik di Bandara dan pelabuhan luat, begitu juga laporan dari Direktur RSUD Biak serta Kepala Dinas Kesehatan bahwa di tiga rumah sakit di Biak sampai saat ini tidak menemukan adanya pasien yang terinfeksi penyakit ini,” katanya.

Bupati Herry yang di dampingi Sekretaris Daerah Markus Mansnembra, Plt Kepala Dinas Kesehatan Biak Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Biak Numfor Daud Duwiri, S.KM, dan Direktur RSUD Biak dr. Ricard Ricardo Mayor, M.Kes meminta agar masyarakat tidak mudah terhasut oleh berita-berita bohong yang diduga segaja disebarkan orang-orang tertentu.

“Koordinasi semua Rumah Sakit di Biak juga telah dilakukan, jadi kabar adanya pasien Corona di Biak yang ramai di media sosial adalah tidak benar alias hoax, oleh karena itu pemerintah daerah meminta masyarakat jangan mudah percaya dengan berita hoax di media sosial, tetap tenang dan lakukan aktivitas seperti biasa,” tutur Bupati.

Namun meski belum ada kasus virus Corona di Biak, pemerintah daerah tetap siaga dalam penanganan pasien kasus Corona apabila nanti ada ditemukan, salah satunya dengan telah menyiapkan ruang khusus untuk penanganan (ruang isolasi). Sejak kasus Corona marak diperbincangkan di Indonesia bahkan di dunia pemerintah daerah sudah membentuk tim untuk melakukan langkah-langkah antisipasi.

“Berdasarkan hasil rapat koordinasi yang dilakukan untuk mengantisipasi pasien virus Corona jika sewaktu-waktu ada di Biak, kami telah memilih salah satu ruangan untuk isolasi pasien di salah satu ruangan di RS TNI AU, jadi ruangan itu besar, dan kami dari pemerintah daerah tentunya akan menyiapkan peralatan dan SDM, Tapi kita berharap kasus virus Corona tidak masuk di Biak Numfor,” ungkapnya.

Terkait dengan maraknya pemberitaan tentang kasus virus Corana, maka  sebagai antisipasi penyakit mematikan itu akan dilakukan secara kontinyu dan akan dikoordinasi langsung oleh Sekda Kabupaten Biak Numfor.   

“Saya harap masyarakat bijak dalam menggunakan media soasial, pastikan dulu kebenarannya, hanya percaya kepada informasi resmi yang dikeluarkan pihak berwenang, atau kepada media-media yang kredibel, jangan percaya informasi yang belum jelas, kami akan terus pantau, mohon warga untuk tetap tenang,” kata Bupati.

Bupati menambahkan, terkait adanya kelangkaan masker di sejumlah Apotik di Biak dalam beberapa hari terakhir, Ia menghimbau supaya pihak pengusaha (apotik/toko penjual masker) tidak memanfaatkan isu virus Corona dengan  melakukan penimbunan dengan tujuan untuk menaikan harga.

Melalui kesempatan ini Bupati juga menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan diri dan lingkungan sekitar agar terhindar dari segala macam penyakit termasuk virus Corona serta dengan kesadaran diri tinggi apabila merasa kondisi tubuh mengalami gangguan atau sakit untuk segera memeriksakan diri ke Rumah Sakit.

“Sering mencuci tangan dengan sabun, menggunakan masker apabilah batuk dan pilek, rajin olah raga dan istirahat cukup, meningkatkan daya tahan tubuh dengan mengkomsumsi makanan bergizi dan rajin olah raga, segera ke fasilitas kesehatan apabila merasa sakit,” Pungkas Bupati Biak Numfor.

Sekedar diketahui, gejala-gejala dari virus Corana : demam tinggi,  batuk dan pilek, gangguan pernapasan, sakit tenggorokan, letih dan lesuh.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Lensapapua.com

FREE
VIEW