GMNI, Serukan Sollidaritas Manokwari Jaga Kedamaian Keberagamaan

banner 120x600
banner 468x60

MANOKWARI, Lensapapua – Solidaritas   Manokwari melalui berbagai organisasi juga serukan Perdamaian Keberagaman  untuk menyikapi sikap ketidakadilan hukum yang telah diberikan bagi beberapa tokoh publik yang dicekal, salah satunya AHOK dibeberapa hari belakangan ini, GMNI Cabang Manokwari Papua Barat serukan kedamaian keberagaman. Hal ini mengingat beberapa indikasi yang menimbulkan gejala sosial yang mengarah kepada konflik horizontal.

Menyikapi hal ini salah satu organisasi yakni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Manokwari, Ketum GMNI Manokwari Pada  Kamis lalu (11/5), Bung Yosak Saroi mengatakan, seruan perdamaian keberagamaan ini untuk menyikapi beberapa hari kebelakangan ini terjadi indikasi yang menimbulkan gejala sosial yang mengarah kepada konflik horizontal. Hal ini agar perdamaian dalam kehidupan keberagaman secara umum di  Papua dan Papua Barat dan pada khususnya Kabupaten Manokwari tetap terjaga.

banner 325x300

Artinya, pernyataan  sikap organisasi kemahasiswaan ini adalah bentuk  keprihatinan melihat kondisi sosial-politik di Provinsi Papua Barat  itu sendiri akan menimbulkan sesuatu yang semestinya tidak diinginkan bersama.

Maka dari itu, untuk menjaga stabilitas kedamaian dan persatuan  keberagaman tersebut, , sebagai  aktivis mahasiswa berfungsi  kontrol sosial hari ini  mengeluarkan pernyataan sikap ini.

“Tentu kita sebagai anak bangsa  yang lahir dari rahim ibu pertiwi. Sejatinya kita tidak menginginkan terkristalisasinya dalam hal dan konteks apa pun itu. Karena kita sepakat dan sepaham bagaimana untuk merawat serta menjaga persatuan keberagamaan umat beragama untuk berpegang teguh keyakinanya.

Yusak juga mengajak masyarakat agar Jangan Warga kita terjebak dalam suhu politik di Jakarta dalam hal ino yang putusan hakim Menjatuhkan divonis Ahok 2 Tahun Penjara, tetapi mari kita berpikir objektif. Mendukung langkah putusan hakim berjalan sesuai aturan yang berlaku di Negara RI.

Mengingat hal ini karena secara khusus rakyat kita yang mendiami tanah ufuk timur Papua. Tidak boleh mudah terjebak dengan dalir yang dimainkan elit-elit  dijakarta tetapi  kitA di tanah  Papua  kan  kedamaian dalam  kehidupan  kerukunan harus dijaga dan saling menghar dan menghormati sesama. Hal itu, penting bukan kita berbicara Agama, Suku, Ras dan Golongan.

Berikut Pernyataan Sikap GMNI Cabang Manokwar :

1. Mengimbau seluruh masyarakat Provinsi Papua Barat  untuk tetap tidak mudah mengemas opini publik yang mengarah kepada konflik horizontal.
2. Meminta para pemangku kebijakan, yakni Pemprov, tokoh masyarakat, tokoh keagamaan, pihak keamanan untuk mengambil tindakan kongkrit dalam menjaga stabilitas sosial-masyarakat Papua Barat.
3. Mempertegas serta memperkuat kembali 4 (empat) pilar kebangsaan :
– Pancasila
– UUD 1945
– Kebhinekaan Tunggal Ika
– NKRI. (IP-02)

” 3Kami, mengajak anak bangsa dan Negara meri  bergandengan tangan dari sabang sampai merauke untuk  menjaga persatuan dan kesatuan antara umat yg ada di republik ini kita harus mampu ingatkan sudarah 2 kita agar jgn terjebak dgn kepentingan penguasaan Negara.
Marilah kita  rapatkan barisan kuatkan kedamaian dan menjada  persatuan dan juga  berikan dukungan kepada Preside Joko Widodo dalam Kebijakan mehujudkan pembangunan di Tanah Papua dan Papua Barat yang adil dan Makmur,” Tukas Sayori. (ian)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.