DP3AKB Biak Numfor Lakukan Sosialisasi KKBPK di 19 Distrik

Lensapapua, Biak – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Biak numfor melaksanakan kegiatan sosialisasi Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) bagi 19 Distrik di Biak numfor.

Kegiatan ini dilaksanakan selama empat hari sejak 3 – 6 Desember 2019, dengan tujuan meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan, dengan memberdayakan ekonomi kerakyatan dan memanfaatkan potensi sekitar demi kesejahteraan keluarga.

Plt Kepala Dinas DP3AKB Biak numfor, Lourens Patipeilohy menjelaskan masyarakat sangat antusias dan mendukung dengan adanya sosialisasi KKBPK ini, karena materi yang diberikan bukan saja menyangkut program KB, tetapi materi materi mengenai bagaimana meningkatkan pembangunan keluarga menuju keluarga sejahtera.

“Masyarakat senang dan mereka juga mendukung karena kita memberikan materi menyangkut bagaimana meningkatkan keluarga sejahtera bukan saja menyangkut program kb, tapi yang menjadi fokus BKKBN saat ini adalah pembangunan keluarga, meningkatkan kualitas dan sumber daya manusia dalam keluarga itu untuk menuju kesejahteraan,” Ungkapnya.

Laurens berharap ke depan dengan adanya program-program yang dilakukan oleh DP3AKB melalui program KKBPK bisa merubah pola hidup masyarakat dengan meningkatkan potensi sumber daya yang ada agar mereka bisa lebih meningkatkan kesejahteraan.

“Jadi dalam program ini kita juga berbicara tentang tri bina dari janin dalam kandungan sampai lansia, tidak hanya untuk kb saja tapi bagaimana melihat keberadaan keluarga mulai dari janin, anak lahir bertumbuh sampai lansia, agar mengurangi kekerasan terhadap anak, meningkatkan kepedulian orang tua terhadap anak dalam kebutuhan hidup dan bisa memenuhi 10 hak anak,” Jelas Laurens.

Menurutnya dengan adanya sosialisasi seperti ini, sudah terlihat perubahan dalam pola hidup masyarakat atau keluarga, kekerasan dalam rumah tangga mulai berkurang dan jika terjadi kekerasan dalam keluarga, masyarakat sudah tidak menyembunyikan lagi tetapi sudah berani untuk datang melapor.

“Setelah melakukan program program ini, kami lihat ada peningkatan, masyarakat sudah mulai merubah pola kehidupan, pola pikirnya, sekarang jika terjadi kekerasan dalam keluarga, mereka sudah berani melapor, kalau dulu mereka takut, minder dan lain sebagainya,” Pungkas Laurens.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Lensapapua.com

FREE
VIEW