Dishut Maybrat: “Hutan Lestari Kunci Keberlangsungan Danau Ayamaru”

Lensapapua, Plt. Kepala Dinas Kehutanan Kabupaten Maybrat Marthinus Wafom,S.Hut menghimbau kepada seluruh masyarakat Maybrat khususnya warga Ayamaru, agar tetap menjaga dan melindungi hutan di kepala air danau Ayamaru sehingga tidak terjadi erosi dan longsor pada saat turunnya hujan. Sebab sebagian masyarakat membuat lahan terbesar di pinggiran danau dengan menebang hutan secara liar. Hal ini akan menimbulkan bahaya alam bagi kehidupan masyarakat setempat.

Marthinus mengatakan luasan hutan lindung di Ayamaru sebesar 110,585 hektar. Oleh karena itu, harus dilindungi sehingga danau Ayamaru tidak menjadi kering, justru sumber mata air tetap normal. Sebab jika mata air danau Ayamaru kering, maka akan menjadi dampak bagi masyarakat.

“Karena Masyarakat menebang hutan lindung secara liar, maka ketika musim panas, sumber mata air danau Ayamaru tidak berjalan dengan normal sehingga terjadi pengendapan. Dengan demikian, danau Ayamaru akan menjadi kering, sebab masyarakat belum memahami untuk menjaga hutan dengan baik”, tutur Plt. Kepala Dinas Kehutanan Kabupaten Maybrat, Marthinus Wafom,S.Hut saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis 14/9/2017 siang

Lebih jauh dikatakan Marthinus, jika masyarakat masih membandel menebang hutan secara liar, maka akan dikenakan sanksi sesuai aturan yang berlaku sehingga hutan tetap dilindungi. dari Kumurkek Vinchent Bana melaporkan. Yud/red

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.