Dijamin UUD, BNNP PB Himbau Masyarakat Jangan Takut Jadi Informan.

Stop narkoba

MANOKWARI, lensapapua —  Badan Narkotika Nasional Provinsi Papua Barat (BNNP PB) mengharapkan adanya dukungan masyarakat agar tidak perlu merasa takut menjadi informan atau pemberi informasi mengenai peredaran gelap narkoba, khususnya di seputar wilayah Papua Barat.

Sebab, sesuai amanat UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, ada perlindungan hukum bagi masyarakat yang berpartisipasi dengan melaporkan aktivitas peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba. Demikian Hal ini diungkapkan Kasie Dayamas BNNP Papua Barat, Stanly N. Taghupia, SH dan Koordinator Bidang Pencegahan June L. Ukru, SH., saat melaksanakan kegiatan DIPA Komunikasi, Informasi dan Edukasi P4GN melalui Media Konvensional kepada Masyarakat di Wilayah Kampung Prafi, Kabupaten Manokwari, Jumat (18/8/2017).

Kegiatan dimulai pada pukul 09.00 wit dan dibuka oleh Kepala Kampung Prafi. Dalam sambutannya beliau mendukung acara tersebut agar para masyarakat di kampung prafi lebih waspada terhadap peredaran Narkoba dilingkungan rumah, dan lingkungan karena keluarga adalah kunci dalam melawan penyalahgunaan Narkoba.

Kegiatan yang bertujuan untuk Mencegah Penyalahgunaan dan Kejahatan Narkoba dengan memberikan Edukasi terkait pola pengasuhan Anak agar masyarakat sekitar memahami langkah yang harus dilakukan jika dilingkungan sekitar terdapat penyalahgunaan narkoba, mengingat telah terjadinya perubahan bentuk narkoba yang dapat dijadikan media penyeludupan oleh beberapa oknum untuk mengelabui dan menghindari dari pengawasan petugas.

Pasalnya, terkait kondisi inipun membuat lahirnya rasa ketakutan menyebabkan budaya masyarakat dalam melaporkan kondisi tentang lingkungan sekitarnya masih sangat minim.

“Inilah yang membuat narkoba semakin berkembang karena masyarakat diam saja,” ujar Stenly

Narasumber juga menghimbau kepada para peserta untuk menginfokan apabila ada keluarga, tetangga, dan teman yang terindikasi Narkoba. Oleh sebab itu, Masyarakat jangan takut serta segan untuk menyampaikan atau datang pada BNN atas ketidaktahuan masyarakat tentang Narkoba, terutama para pelajar dan mahasiswa sebagai generasi muda kedepannya.

“Jangan segan untuk mendatangi BNN Provinsi Papua Barat”. BNN Provinsi Papua Barat siap mengawal masyarakat yang membutuhkan, bagi yang belum memahami apa itu Narkotika,”Himbau Stanley.

Menurutnya, demi mendukung upaya memberantas peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba, masyarakat harus terlibat dengan memberikan informasi ke pihak yang berwenang, tanpa perlu merasa takut karena keamanan dan keselamatannya dijamin oleh UU.

Dalam Pasal 99 UU 35 tahun 2009 tentang Narkotika disebutkan bahwa saksi dan orang yang bersangkutan dengan perkara tindak pidana narkotika dilarang menyebutkan nama dan alamat pelapor. (ian)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.