Diduga Peras Oknum Polisi, Kepala Pertanahan Kabsor Akan Dipolisikan.

ilustrasi pungli, penipuan pembuatan sertifikat tanah.

Aimas, lensapapua – Diduga Kepala pertanahan Kabupaten Sorong inisial (LI)  dan stafnya, melakukan pungutan liar serta dugaan penipuan kepada salah satu anggota Polres Sorong Inisial (MR),

Pasalnya oknum kepala pertanahan tersebut terang (MR)  saat di konfirmasi, senin (31/7) membenarkan akan sikap dan tindakan yang telah dilakukan oknum kepala pertanahan beserta stafnya tersebut.

Dimana dari sepenggal pengakuan Korban (MR) di duga telah di tipu oleh (LI) dengan meminta uang sebesar Rp. 50 juta kepadanya dengan hal menjanjikan akan meambuat 3 buah sertifikat tanah diantaranya yang berada di daerah Aimas dan Jalan bandara SaiguN Kab, Sorong. Namun hingga sekitar 4 bulan lebih dari bulan maret sampai juli 2017, saat dikonfirmasi terkait perjanjian pembuatan sertifikat tanah tersebut juga belum diselesaikan oleh pelaku oknum kepala pertanahan beserta stafnya tersebut.

“Saya sudah berapa kali bertemu kepala (LI) dengan stafnya tapi jawabnya hanya masih proses-masih proses dan selalu beralasan saja sampai saat ini”ungkap MR kepada media ini.

Bahkan menurut pengakuannya yang bersangkutan (LI)  pernah meminta uang tersebut dengan alasan Kakanwil ada acara di Manokwari sehingga ia membutuhkan uang tersebut untuk membuat acara dengan Kakanwil. Sembari menambahkan bahwa dari sejumlaj uang Rp. 50 juta tersebut, ia kirim secara bertahap dua kali. Dimana pada pembayaran pertama melalui rekening dan yang kedua secara cash kepada yang bersangkutan.

“Saya rencana besok (selasa 01 agustus 2017) , akan melaporkaan kepala pertanahan (LI)  dengan stafnya di Polres sorong untuk membuat laporan Polisi. Karena saya sudah bosan ditipu oleh yang bersangkutan, terkait janji pembuatan sertifikat tanah saya yang berada di aimas dan jalan kontener serta yang ada di jalan Bandara Saigun, “keluhnya.

Adapun saat dikonfirmasi awak media, kepala Pertanahan  melalui nomor Teleponnya sedang tidak aktif. Bahkan dihubungi melalui sms yang bersangkutan belum menjawabnya. (Red/Deo)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.