Di Biak Bertambah 7 Kasus Covid-19, Dan 14 Pasien Dinyatakan Sembuh

Lensapapua, Biak – Jumlah pasien terkonfirmasi positif tertular Virus Corona (Covid-19) di Kabupaten Biak Numfor kembali bertambah. Sebanyak 110 specimen swab yang dikirim tiga hari lalu ke Litbangkes Jayapura hasilnya telah diterima, 7 spesimen swab dinyatakan positif terkomfirmasi Virus Corona, sementara 103 spesimen lainnya hasilnya negatif (tidak tidak ditemukan adanya Virus Corona).

Dengan tambahan 7 pasien positif itu, maka secara komulatif jumlah pasien terkomfirmasi positif tertular Virus Corona di Kabupaten Biak Numfor kini menjadi 40 orang. Sementara pasien yang dinyatakan sembuh kini juga bertambah, bersamaan dengan penambahan kasus positif tersebut juga dinyatakan ada 14 orang telah sembuh dan dipulangkan ke rumahanya.

Secara keseluruhan sudah ada 21 pasien dinyatakan sembuh dari Virus Corona, sebab sebelumnya sudah ada 7 orang. Dengan sembuhnya 21 pasien tersebut, maka kini pasien positif yang dirawat RSUD Biak tinggal 19 orang pasien (sudah termasuk 14 pasien yang baru). Kepastian pasien dinyatakan sembuh itu setelah melalui pemeriksaan swab sebanyak dua kali bahkan ada yang tiga kali dan tidak ditemukan adanya Virus Corona lagi (hasilnya sudah negative)..

Tambahan 7 pasien terkomfirmasi Virus Corona itu semuanya adalah dari transmisi (penularan) lokal. Diduga penularan dari pasien-pasien yang sebelumnya dari klaster Jakarta dan klaster Gowa. Untuk itu, masyarakat kembali diingatkan supaya tetap memperhatikan protokol pencegahan penularan Virus Corona, misalnya dengan memperhatikan jarak, tidak terlalu keluar rumah jika tidak terlalu penting, menggunakan masker, rajin cuci tangan pakai sabun dan sejumlah lainnya.

Bupati yang juga adalah Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Biak Numfor Herry Ario Naap, S.Si.,M.Pd kembali mengajak semua pihak untuk bersama-sama mengambil bagian dalam pencegahan Virus Corona supaya tidak meluas di masyarakat. Dukungan, kerja sama dengan bergotong-royong dari semua pihak termasuk masyarakat dinilai sebagai salah satu kunci suksesnya untuk sangat penting untuk menghadang laju penyebaran Virus Corona di masyarakat.

“Tambahan 7 kasus pasien positif dari 110 spesimen swab yang diperiksa semuanya adalah dari transmisi lokal, untuk itu dukungan semua pihak dalam memutus mata rantai penulatan sangat penting. Saya mengajak kita semua untuk memeriksakan diri jika memang pernah kontak langsung dengan pasien yang sudah positif atau merasa berpotensi tertular, pemeriksaan ini penting dilakukan supaya dilakukan penanganan kesehatan lebih cepat,” imbuh Bupati Herry Naap.

“Bersamaan dengan penambahan 7 pasien positif, hasil pemeriksaan swab 14 orang pasien yang selama ini dirawat menunjukan negative alias sudah tidak ada Virus Corona lagi, mereka telah sembuh. Pemeriksaan swab dengan hasil negative ini sudah dilakukan dua kali, bahkan ada sudah tiga kali sehingga mereka telah dinyatakan sembuh dan dipulangkan,” lanjutnya.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.