Bupati Piet, Tidak Ingin Ada Salah Kebijakan

Lensapapua BINTUNI, – Dibawah kepemimpinannya, Bupati Teluk Bintuni Ir.Petrus Kasihiw.MT, menginginkan dibawah kepimpinannya tidak ingin salah menetapkan kebijakan dan adanya kesalahan dalam setiap melakukan MOU atau kerja sama, yang kemudian hanya merugikan masyarakat luas di Kabupaten Teluk Bintuni, khusunya Orang Asli Papua (OAP).

Hal ini diungkapkan Bupati Piet, adalah dimana dengan tujuan dalam menjaga potensi Sumber Daya Alam (SDA) Bintuni di Kabupaten Teluk Bintuni ketika di serap dan terolah dampak hasilnya bisa di rasakan kepada masyarakat sekitar, dan menjadi peluang dalam mendorong kesejahteraan rakyat menjadi lebih baik.

“Saya tidak mau mendengar terulang kembali cerita yang dulu di Freport sana, jangan terjadi disini. Ini tanggungjawab kita disini,” tegas bupati, kepada Awak media.

Lanjut di tegaskannya dari hal ini pula agar dalam pemanfaatan SDA Teluk Bintuni oleh para perusahaan raksasa yang hadir di Teluk Bintuni, kelak nantinya tidak menjadi efek negatif seperti halnya yang terjadi di daerah lain, hanya karena salah menetapkan kebijakan dan lahir unsur untung ruginya yang kemudian melahirkan kecemburuan sosial ditengah masyarakat dan menanggu pemerintahan daerah yang ada.

“Saya sampaikan bahwa saya tidak punya kepentingan pribadi, bagi saya masyarakat diatas tanah teluk ini harus merasakan kehadiran kita dan kehadiran perusahaan,” bupati menambahkan.

Bupati Piet juga sebaliknya mengajak kepada semua aparatur sipil negara (ASN) baik pejabat esolon II,III, IV, dan staf untuk bersama-sama bergandeng tangan membantu pimpinan, agar ada kebijakan CSR yang mengharuskan perusahaan-perusahaan membantu Pemda dalam rangka menurunkan angka kemiskinan.

Oleh sebab itu melalui keseriusan bersama, Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni juga menginginkan kejelasan dampak dari projek pembangunan Kilang LNG Tangguh Train 3 dan 4, yang tengah gempar di bahas produksi dan pengeopersiannya khususnya bagi masyarakat didaerah tersebut yang saat ini masih tertinggi angka kemiskinannya.(ian)

 

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.