Bupati Manokwari, Resmi Launching Program Imunisasi Campak & Rubella.

Bupati Demas P Mandacan di dampingi Kadinkes Manokwari Hendri Simbiring.

Manokwari, Lensapapua.com – Bupati Manokwari Manokwari Demas P Mandacan, resmi melaunching secara resmi kegiatan imunisasi Mealeses (Campak) dan Rubella di Wilayah Manokwari.

Bupati Demas mengatakan, dengan kegiatan launching ini merupakan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dalam pengentasan penyakit campak dan MR di daerah Manokwari.

“Vaksin ini sudah digunakan lebih dari 140 negara di dunia. Penyakit campak dan rubella ini sangat menular. Imunisasi MR ini melindungi anak kita dari penularan penyakit campak dan rubella” kata Bupati Demas P mandacan saat membuka launching kampanye MR di Puskesmas Sanggeng, Manokwari (7/8/18)

Klik video tautan dibawah ini :

Selain bupati, hadir Wakil bupati Edy Budoyo, juga para jajaran staff kesehatan, Kepala OPD, Kabag Humas, dan masyarakat setempat dengan membawa anak-anaknya untuk mendapatkan suntikan Vaksinasi Mealeses (campak) Rubella.

“Imunisasi massal MR ini bertujuan untuk memutus virus campak dan rubella di tengah masyarakat. Sasaran imunisasi MR ini adalah anak-anak usia 9 bulan sampai 15 tahun”Jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Hendri Simbiring menjelaskan, dengan imunisasi ini maka akan terhindar dari cacat otak hingga berdampak langsung pada perkembangan mental anak.

Dia melanjutkan, dampak penyakit campak menyebabkan komplikasi yang serius. Seperti radang paru (pneumonia), radang otak (ensefalitis), kebutaan, gizi buruk dan bahkan kematian.

Sementara Rubella biasanya berupa penyakit ringan pada anak. Namun bila menular ke ibu hamil pada trimester pertama atau awal kehamilan, dapat menyebabkan keguguran atau kecacatan pada bayi yang dilahirkan. Kecacatan tersebut dikenal sebagai Sindroma Rubella Congenital. Meliputi kelainan pada jantung dan mata, ketulian dan keterlambatan perkembangan.

“Imunisasi dengan vaksin MR adalah pencegahan terbaik untuk penyakit campak dan rubella. Satu vaksin untuk mencegah dua penyakit sekaligus,” jelasnya. (ian)

Berita terkait

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.