Bupati Biak Numfor, Klarifikasi Tuduhan Penyalahgunaan Anggaran

Lensapapua, Biak – Bupati Biak numfor Herry Ario Naap menyayangkan berbagai informasi tidak benar yang beredar di media sosial mengenai penyalahgunaan pengelolaan keuangan daerah di Kabupaten Biak numfor, Kamis (28/11/2019).

Bupati mengakui bahwa pemerintah daerah Biak numfor beberapa tahun belakangan ini dalam opini BPK mendapat opini disclaimer hingga saat ini yang merupakan bawaan dari pemerintahan sebelumnya, namum saat ini dalam masa pemerintahnya bersama BPKAD terus memperbaiki sistem pengelolaan keuangan yang ada.

“Kita tahu bersama, bukanlah rahasia, bahwa persoalan pengelolaan keuangan daerah ini bukanlah baru hari ini terjadi di kepemimpinan saya dan kepala BPKAD saat ini tapi ini adalah bawaan dari persoalan pemerintahan sebelumnya, namun sebagai Bupati dan kepala BPKAD ini adalah tanggung jawab kami untuk terus memperbaiki pengelolaan keuangan,” Ujar Bupati.

Bupati mengungkapkan, berbagai tuduhan dan fitnah yang tuduhkan kepadanya mengenai sistem pengelolaan keuangan di kabupaten Biak numfor saat ini seperti menyangkut dana prospek, guru kontrak serta pemotongan dana desa, dikatakan semua tuduhan itu tidak benar.

“Memang dana-dana tersebut sudah dikirim ke pemerintah daerah kabupaten biak numfor tapi pengelolaan dan sistim pendistribusian atau realisasinya semuanya adalah tanggung jawab BPKAD, Bupati tidak ada intervensi untuk menentukan setiap anggaran yang ada didalam yang masuk ke kas daerah atau pemerintah daerah,” Ungkapnya.

Bupati Herry menjelaskan, mengenai dana prospek yang tidak terealisasi kepada kepala kampung ini terjadi pada tahun 2015 – 2017 sebelum ia menjabat sebagai Bupati dan sebelum masa jabatan kepala BPKAD saat ini Bapak Lot Yensenem. Berikut tentang guru kontrak menurutnya sudah menjadi kewenangan BPKAD dan bukan lagi menjadi intervensi Bupati.

Menurutnya, beberapa pihak yang telah melaporkan dirinya dan Kepala BPKAD Lot Yensenem ini hanya membangun opini terkait penyalahgunaan keuangan di Kabupaten Biak numfor tanpa penjelasan yang pasti kepada masyarakat atau menggiring opini yang tidak tepat.

“Kami siap menerima semua kritik dan saran akan tetapi juga semua harus menyampaikan informasi yang jelas agar tidak menimbulkan opini yang lain bagi masyarakat terhadap pemerintahan saat ini, karena apabila semua tuduhan ini tidak benar, maka saya sebagai Bupati akan menindak tegas pihak pihak yang menyebar informasi tersebut karena bisa dikatakan sebagai pencemaran nama baik,” Pungkas Bupati.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.