BNNP PB, Warning Pengusaha Tempat Hiburan Malam

Kepala BNNP PB Brigjenpol Drs. Untung Subagyo.

MANOKWARI- Kepala BNN Provinsi Papua Barat Brigjen Pol Drs Untung Subagyo mengingatkan pengusaha tempat hiburan malam bisa menanggulangi peredaran narkoba di tempat usahanya masing-masing.

Ini dilakukan mengingat tempat hiburan malam (THM) disinyalir masih secara terselubung menjadi sarana untuk berpesta narkoba. Hal ini terkuak saat BNNP PB beberapa waktu lalu melakukan Razia terbukti sebanyak 3 pemandu lagu di beberapa THM terindikasi positif Narkoba, sehingga kini dikenai wajib lapor berinsial F, B, D dan J, sesuai UU Narkotika, jika dalam operasi aparat tidak menemukan barang bukti tetapi ternyata sebagai pengguna Narkoba maka NN wajib melakukan asessment atau konseling.

“Pengusaha hiburan malam sudah di warning. Apabila ditemukan di tempat itu ada penyalahgunaan narkoba, maka akan ditindaklanjuti. Hal ini dengan tujuan mempersempit ruang lingkup peredaran Narkoba di tempat yang seharusnya digunakan untuk mencari hiburan,” ucap Untung, senin (6/11/2017) di Kantor BNNP PB.

Dia menegaskan akan menjerat hukuman para pengusaha tempat hiburan malam yang tidak mengindahkan aturan itu. Sebagaimana kedepan apabila ditemukan ada barang haram di tempat itu, maka pengusaha tempat hiburan malam dapat dijerat hukuman.

Sehingga melalui papan himbauan berupa baliho dan banner yang kini telah terpasang di seluruh THM agar di patuhi, dan harus tegas kepada pengunjung yang datang ke tempat karaoke (THM) agar jangan ada unsur pembiaran. Sebab jika masih melanggar, para pengusaha THM dapat di berikan sanksi tegas sesuai hukuman berupa Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP dan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.

” Kegiatan hiburan jalan, tetapi tak ada yang menggunakan narkoba. Oleh sebab itu para pengusaha THM jangan membiarkan tamu atau pengunjung untuk berpesta narkoba. Sebab tujuan THM inu adalah kham untuk kita happy tapi dalam hal positif,” kata dia.

Untung juga berjanji hingga nanti di penghujung sampai awal tahun 2018 pihaknya akan rutin melakukan razia serentak seperti yang telah terprogram adalah operasi bersinar. (ian)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.