Asyik Sodok Bola, Bocah Pelajar SD & SMP di Ciduk Polisi

Para bocah SMP & SD yang tertangkap saat bermain biliard gunakan seragam sekolah. Senin (25/9/17) sore.

MANOKWARI, — Sat Binmas Polres Manokwari menggerebek arena permainan Billiard Bola Mas yang berada dijalan Trikora Kel.Padarni tepatnya didepan lapangan borarsi, Kab. Manokwari, senin (25/9) tempat itu ditemukan sejumlah pelajar yang tengah asyik melakukan aksi sodok bola atau bermain biliar.

Parahnya dalam razia yang dipimpin KBO Binmas didampingi Wakapolres Manokwari Kompol Andi Mapparenta
tersebut, didapati sejumlah Siswa sekolah dasar (SD) dan menengah pertama (SMP) yang masih berpakaian putih merah dan putih biru ini berasal dari sejumlah sekolah yang ada di Manokwari.

” Saat swiping kedapatan anak – anak sekolah SMP Negeri 2 kls 7 sebanyak 7 org, dan Smp 1 kls 8 sebanyak 2 org yg sedang bermain Billyard dgn menggunakan seragam sekolah,”Ucap Kasat Binmas Polres Iptu. Subianto, melalui pesan whatshaap.

Salah seorang penjaga saat dikonfirmasi turut membenarkaan penangkapam itu, dan bahkan mengatakan bahwa para siswa seumuran remaja ini memang kerap bermain biliard.

” Mungkin hobi, karena Setiap pulang sekolah beberapa kali sering kesini, ” Ujar penjaga yang enggan namanya di beritakan lensapapua.com, senin (25/9).

Menanggapi hal ini,  Kasat Binmas Polres Manokwari Iptu. Subianto lebih lanjut menuturkan, razia yang dilakukan pihaknya ini tidak terlepas dari indivasi masyarakat tentang banyaknya para pelajar yang bermain biliar di waktu aktivitas sekolah sedang berlangsung alias bolos sekolah.

“Dari operasi ini, kita akan berikan arahan dan teguran dulu. Jika diulangi akan memanggil orangtua siswa dan juga kepala sekolahnya untuk diberikan teguran dan pengawasan ketat terhadap anak didiknya agar tidak mengulangi perbuatannya lagi,” tandasnya.

Sementara itu, Kaurbinmas Polres didampingi Wakapolres Manokwari mengingatkan agar para siswa tidak bermain billyard jika saat jam dan hari sekolah. Hal ini karena dapat mengganggu pembelajaran di sekolah dan menghabiskan uang jajan yang diberikan oleh orang tua.

Selanjutnya para siswa ini kemudian ditulis namanya masing – masing dan alamat serta nama orang tua.
Setelah dinasehati kemudian disuruh pulang kembali di kediaman rumah masing – masing. (ian)

 

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.