31 Mahasiswa IT PLN Asli Papua Selesaikan Program Magang

Lensapapua,Jayapura (7/10) – Tiga puluh satu mahasiswa asli Papua mengikuti penutupan Program Magang Mahasiswa Institut Teknologi PLN yang dilaksanakan di PLN Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat (UIW P2B).

Kegiatan yang bertujuan untuk mengakhiri proses magang para mahasiswa yang telah berlangsung selama empat bulan tersebut dihadiri oleh General Manager PLN UIW P2B, Senior Manager SDM & Umum PLN UIW P2B beserta Sekretaris Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Papua.

Program Magang Mahasiswa Institut Teknologi PLN ini diikuti oleh 31 peserta yang mendapatkan beasiswa unggul Papua dari BPSDM Provinsi Papua. Program beasiswa tersebut ditujukan khusus bagi Orang Asli Papua (OAP) agar mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

General Manager PLN UIWP2B, Abdul Farid mengungkapkan bahwa PLN sangat mendukung adanya program magang ini. Para mahasiswa dapat mendalami ilmu yang telah dipelajari di bangku perkuliahan dan langsung diterapkan di lingkungan kerja. Para mahasiswa magang tersebut ditempatkan di daerah Jayapura dan sekitarnya dari UP3 Jayapura hingga Unit Layanan Pelanggan (ULP) yang ada.

“Kami berharap banyak manfaat yang bisa diterima mahasiswa setelah magang di PLN. Tentunya informasi tentang sistem kelistrikan juga dapat diketahui sehingga sedikit banyak dapat dijadikan pembelajaran dalam membantu masyarakat di sini, khususnya di daerah-daerah tempat tinggal kalian yang belum berlistrik,” ungkap Abdul.

Disisi lain, Sekretaris Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Papua, Anthony M. Mirin menyampaikan rasa terima kasih kepada PLN UIWP2B terkait program magang yang telah dilakukan. Dia menjelaskan bahwa kesempatan yang diberikan PLN melalui program magang ini,sangat membantu berjalannya program beasiswa unggul papua yang dibuat pihaknya.

“Kami ucapkan terima kasih banyak untuk PLN yang telah membina para mahasiswa dengan baik. Kami berharap semoga kerjasama diantara kita dapat terus terjalin sehingga program-program pengembangan masyarakat unggul ini dapat berjalan maksimal,” ungkap Anthony.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.