KPU Biak Numfor Sosialisasikan Prosedur Pemungutan Suara Mendapatkan Kursi DPRD Kepada Caleg Perempuan

Lensapapua, Komisi Pemilihan Umum (KPU) biak Numfor turut hadir dalam kegiatan Temu Bincang Caleg Perempuan Biak Papua Dapil 1 dan 2 menuju Parlemen April 2019 yang di laksanakan oleh tim Sanfar dan Dinas Pemberdayaan Perempuan Kabupaten Biak Numfor di Hotel Nirmala Biak, Senin (4/2/2019).

Sekretaris KPU Biak Numfor Agus Filma mengatakan tujuan bincang ini adalah bagaimana kita memberikan pemahaman kepada seluruh caleg supaya mereka bisa mengerti tugas dan fungsi sebagai calon legislatif.

Selain itu supaya perempuan Biak yg merupakan orang asli papua juga bisa mendapatkan kursi yang representative dan bisa menjadi anggota DPR Kabupaten Biak Numfor, karena mengingat sampai saat ini keterwakilan dari perempuan papua khusus asli Biak di DPR memang masih kurang.

“Untuk itu pihak KPU juga hadir untuk memberi pengertian kepada seluruh caleg yang ada bagaimana punya strategi untuk mendekati masyarakat dan memberikan materi terkait dengan tata cara pemungutan suara dan penghitungan suara,” ujar Agus Filma.

Menurutnya, kehadiran KPU disini adalah membangun komunikasi dengan seluruh caleg yang ada supaya bisa memahami proses pemungutan suara sampai penghitungan suara di Tingkat KPU sebagaimana mereka mengamankan suara yang sudah di peroleh pada proses pemungutan suara untuk bisa sampai ke penghitungan tahap akhir di KPU dan bisa menghasilkan kursi untuk perempuan papua khususnya di Biak.

Ia menambahkan dari hasil bincang-bincang ini, memang masih banyak yang belum mengerti terkait dengan 30% keterwakilan perempuan.

“Jadi 30% keterwakilan perempuan ini sebenarnya hanya sampai pada tahap pencalegkan, jadi aturan-aturan mengisyaratkan bahwa untuk caleg perempuan harus ada keterwakilan perempuan 30% namun nanti pada tahap mencari kursi atau mencari suara ini diserahkan kepada semua masing-masing caleg perempuan oleh sebab itu mereka harus berjuang secara baik supaya bisa menghasilkan kursi perempuan khususnya kursi perempuan untuk orang asli papua,” jelas Sektretaris KPU Biak Numfor. red

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.