Domisili Luar Daerah Bisa Mencoblos Di Kabupaten Sorong? Ini Penjelasannya

banner 120x600
banner 468x60

Lensapapua, Dengan mendekatnya tanggal 14 Februari 2024 sebagai hari pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) serentak di seluruh Indonesia, Kabupaten Sorong telah mempersiapkan diri untuk menyambut warga yang ber-Kartu Tanda Penduduk (KTP) luar daerah. Dalam rangka memberikan kesempatan kepada seluruh warga negara Indonesia untuk berpartisipasi dalam proses demokrasi, Kabupaten Sorong mengeluarkan beberapa ketentuan bagi mereka yang ingin mencoblos di wilayah tersebut.

 

banner 325x300

Menurut Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sorong, Agustinus Simson Naa, warga yang ber-KTP luar daerah tetap dapat mencoblos di Kabupaten Sorong dengan syarat-syarat tertentu. Pertama, mereka harus melapor kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sorong untuk dimasukkan ke dalam Daftar Pemilih Tetap Tambahan (DPTB).

 

Selanjutnya, terdapat beberapa kriteria hak coblos yang berbeda-beda tergantung dari kondisi dan lokasi warga tersebut. Misalnya, bagi warga yang bekerja di luar daerah, mereka hanya berhak mencoblos satu surat suara untuk pemilihan presiden dan wakil presiden. Hal ini dikarenakan Dapil (Daerah Pemilihan) untuk DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi, dan Kabupaten/Kota mengacu pada data KTP yang bersangkutan.

 

Bagi warga yang ber-KTP luar kota/kabupaten Sorong namun masih dalam provinsi Papua Barat Daya, mereka akan mendapatkan tiga surat suara untuk mencoblos presiden, DPR RI, dan DPD RI, karena caleg DPRD Provinsi memiliki Dapil di masing-masing kota/kabupaten.

 

Sementara itu, bagi warga yang ber-KTP berbeda kecamatan tapi masih di dalam Kabupaten Sorong, mereka berhak mencoblos empat surat suara yakni presiden, DPR RI, DPD RI, dan DPRD Provinsi.

 

Simson menekankan bahwa untuk pemilihan calon legislatif DPRD Kabupaten Sorong, warga harus memilih berdasarkan Dapil masing-masing calon.

 

“Dengan demikian, hal konstitusional seluruh warga negara Indonesia dapat terakomodir dalam pesta demokrasi pada 14 Februari 2024 mendatang,” pungkasnya.

 

Kabupaten Sorong siap menjalankan proses pemilu dengan adil dan transparan, serta memastikan bahwa hak pilih setiap warga negara Indonesia terlindungi dan terakomodir sepenuhnya. red

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.