Tingkatkan Pengetahuan & Keahlian Agar Mampu Menjalankan Tugas

Wakil Bupati Sorong saat membuka Prajabatan

Lensapapua– Bagi setiap calon pegawai negeri sipil (CPNS) wajib mengikuti norma dan etika dalam meningkatkan pengetahuan, kemampuan dan keahlian dan juga merupakan proses peningkatan kompetensi dan pembinaan aparatur agar mampu menjalankan tugasnya lebih optimal.

Penegasan Bupati Sorong, melalui Wakil Bupati Suka Hardjono, S.Sos, M.Si, disampaikan saat membuka diklat prajabatan bagi CPNS Golongan I, II dan III kategori II TMT 2013 dan CPNS TMT 2010 maupuin beberapa CPNS titipan dari beberapa daerah, yang berlangsung di Badan Diklat, Senin (17/3).

Melalui kegiatan diklat ini diharapkan agar CPNS dapat meningkatkan sikap dan perilaku  dalam rangka mendukung visi dan misi Pemkab Sorong.Dalam era pembangunan yang semakin kompleks  PNS selaku aparatur Negara akan dihadapkan dengan berbagai tantangan yang begitu besar dalam kaitan tugas dan tanggungjawab serta berbagai aspek lingkungan yang mempengaruhinya.

Aspek lingkungan ini perlu diperhatikan secara serius oleh PNS. Hal ini penting karena lingkungan memiliki dampak yang sangat besar terhadap berhasil tidaknya program pembangunan. katanya.

Pembangunan yang kurang memperhatikan masalah lingkungan memiliki nilai relevansi yang sangat besar terhadap berbagai perubahan yang terkait dengan masalah kemasyarakatan sebagai unsur terpenting dalam proses pembangunan.

Oleh karena itu setiap PNS dituntut untuk lebih profesional. Aparatur pemerintah dalam memberikan pelayanan merupakan faktor penting yang sangat menentukan dan didukung oleh pemerintahan yang senantiasa menyesuaikan dan disesuaikan agar  sesuai dengan dinamika dan tuntutan zaman,juga bahwa proses pembangunan yang bervariatif  dimana sebagai masyarakat telah mampu memanfaatkan peluang pembangunan untuk meningkatkan kesejahteraan.Jelasnya.

Namun di sisi lain sebagai masyarakat dan pegawai negeri sipil (PNS) untuk betul-betul menyikapi situasi kondisi  di lingkungan dimana saudara-saudara di tempatkan.

“Melalui diklat prajabatan ini sebagai bahan evaluasi sampai sejauh mana terhadap realisasi kinerja di lapangan, karena selama ini citra dari pada PNS yang dinilai masyarakat masih sangat lemah,” imbaunya.

Ia berharap dengan adanya kelemahan itu maka citra korps PNS semakin menurun. Hal ini perlu dipikirkan dan bisa ditindaklajuti bersama baik sekarang maupun di masa-masa selanjutnya.  (rim/Red)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.