Tingkatkan Kompetensi Guru Dinas P&P Kabupaten Sorong Gelar “Bimtek Penilaian Kinerja Guru”

banner 120x600
banner 468x60

bimtek-kepala-kepala-seklah-sd-smp-slta-se-kabupaten-sorong

Lensapapua–  Untuk mengetahui sejauhmana kompetensi guru-guru, dinas pendidikan Kabupaten Sorong gelar “Bimbingan teknis penilaian kinerja guru” bagi 6 orang kepala sekolah TK, 29 kepala sekolah SD dan 15 orang kepala sekolah SD, total peserta sebanyak 50 orang kepala-kepala sekolah. Berlangsung dihotel Handayani Aimas Kabupaten Sorong, Rabu (09/11)

banner 325x300

Ketua panitia pelaksana kegiatan, Romanus Rasid, S.Pd., M.MPd., Kepala bidang peningkatan mutu pendidik dan tenaga kependidikan pada dinas P dan P Kabupaten Sorong, dalam laporannya mengatakan,  sistim penilaian guru yang ada didaerah ini sudah memasuki tahun ke-tiga.

Tetapi belum semua kepala-kepala sekolah dapat melaksanakan penilaian kinerja guru-guru secara optimal dan merata, karena sebagian besar kepala sekolah belum pernah mengikuti Bimtek penilai kepala sekolah, jelas Rasid.

Oleh sebab itu kegiatan Bimtek ini dibagi 3 bagian (in-1, on-2 dan in-1) artinya in-1 berlangsung dari tanggal 9-12, kemudian on-1 mempraktekkan penilaian kinerja terhadap guru-guru disekolah, berlangsung selama 1 minggu, kemudian in-2 membawa hasil kinerja yang nantinya akan dikonsultasikan kepada narasumber, apakah praktek yang dilaksanakan sudah benar atau belum.

romanus-rasid

Menurut Rasid, hasil uji kompetensi guru-guru tahun 2015, rata-rata untuk Papua Barat hanya mendapat nilai 5,3, masih dibawah rata-rata standar minimal nasional 5,5.

Oleh karena itulah dinas P dan P berupaya meningkatakan kompetensi para guru dengan melaksanakan” program guru pembelajar” yang pertama dilaksanakan oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan, bagi guru-guru yang dari 10 kompetensi pokok yang diuji, dengan mendapatkan nilai merah hanya 0-7.

Kemudian yang kedua dilaksanakan oleh pemerintah daerah, dengan mendapatkan nilai merah 8-10 menjadi tanggungjawab pemerintah daerah setempat untuk membiayai pelaksanaan guru pembelajarnya, terang Rasid.

Untuk tahun 2016 dari kabupaten Sorong yang mengikuti guru pembelajar program dari Kemdikbud hanya 40 orang, kemudian pada tanggal 14 mendatang, ada 100 orang guru SD akan diikutkan program guru pembelajar, inilah upaya dinas P dan P untuk membantu peningkatan kompetensi guru-guru yang ada didaerah ini.

Oleh sebab itu, diharapkan kepada seluruh peserta yang mengikuti Bimtek ini agar dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik, sehingga ketika selesai nantinya bisa/mampu melaksanakan tugasnya sebagai penilai kinerja guru secara profesional dan maksimal, ungkas Rasid.  RED

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.