Tingkatkan Kapasitas Sekber-Prosppek Pemprov Papua Barat Gelar Pelatihan Media Handling

Lensapapua – Kini, digelar pelatihan Media Handling dalam rangka peningkatan kapasitas Sekber-Prosppek (Sekretariat Bersama- Program Strategi Peningkatan Pembangunan Kampung) Otonomi Khusus Papua Barat berlangsung.

 

Kegiatan ini terselenggara    bekerja sama  KOMPAK ( Kolaborasi Masyarakat dan Pelayanan untuk Kesejahteraan ),  dengan Yayasan BaKTI, dan didukung dari Pemerintah Australia.

 

Pelaksanaan kegiatan yang   berlangsung sehari  di Swiss Belhotel Manokwari,  dibuka secara resmi oleh Gubernur Papua Barat, diwakili Asisten II Setda Bidang Ekonomi dan Pembangunan Melkias Warinussa,  Kamis (14/10-2021).

 

Pelatihan ini dilaksanakan sebagai bagian dari peningkatan kapasitas Program Strategi Peningkatan Pembangunan Kampung (Prosppek) Otsus, yang telah diluncurkan oleh Gubernur Papua Barat pada 25 November 2020 lalu.

 

Dijelaskan, Prosppek Otsus yang diluncurkan selain untuk meningkatkan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di kampung, kelurahan dan distrik dalam bidang ekonomi maupun pelayanan dasar.

 

“Khususnya bagi OAP (orang asli Papua), dan juga diharapkan mampu mendorong IPM (indeks pembangunan manusia), serta program afirmasi bagi OAP,” beber Asisten II Setda, mengutip sambutan Gubernur Papua Barat.

 

Selain itu, dia berharap program Prosppek Otsus dapat mendukung pencapaian, salah satu visi misi Pemprov Papua Barat, yaitu masyarakat Papua yang sejahtera.

 

Program Prosppek terdiri dari empat komponen, yaitu memperkuat Sistem Administrasi dan Informasi Kampung (SAIK), meningkatkan kapasitas kader dan aparatur kampung.

 

Komponen berikutnya,  memperkuat distrik dalam menjalankan tugas pembinaan dan pengawasan. Serta, memperkuat kemampuan kampung dalam mendanai pelayanan dasar di tingkat kampung, jelas Melkianus di penghujung sambutannya. (rim/red)

 

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.