Perpustakaan Sebagai Pusat Belajar dan Berkegiatan

banner 120x600
banner 468x60

Yoap Mayor, SH., M.Si., Kepala Kepala kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Sorong.

Lensapapua–  Kantor Perpustakaan dan Arsip daerah Kabupaten Sorong melalui program mitra kerja Perpustakaan seru (Perpus Seru) bekerjasama dengan PT. Coca Cola Foundation Indonesia menggelar kegiatan Karya Tulis Ilmiah (KTI) bagi kelompok Tani dan Penyuluh dilingkungan Kabupaten Sorong selama dua hari (29-30) tahun 2016. Selasa (30/8)

banner 325x300

Kepala Kantor Perpustakaan dan Arsip daerah Kabupaten Sorong, Yoap Mayor, SH., M.Si., dalam wawancaranya menjelaskan bahwa program KTI sangat bermanfaat bagi kelompok Tani maupun bagi penyuluh dalam pengembangan karier ataupun kenaikan pangkat. Dengan menghadirkan pemateri atau Widya suara dari badan Diklat Kabupaten Sorong.

Karena bagi mereka atau PNS yang sudah memiliki golongan IV diharuskan untuk membuat satu karya ilmiah, sehingga melalui program Perpus Seru ini kedepan mereka dapat membuat karya ilmiah untuk pengembangan karier sesuai bidang tugas masing-masing, jelas Yoap.

Dikatakan Yoap, program ini baru berjalan tahun 2016 dan menjadi program rutin setiap bulannya, karena beberapa waktu lalu program seperti ini sudah dilakukan kepada para Siswa (khusus putra-putri Papua) dari SMPN X setempat, dan kedepan juga direncanakan untuk membuat program yang sama kepada dinas kesehatan, tenaga pendidik/guru dan kepada siswa Putra asli Papua dari SMPN 25 untuk pelatihan komputer dan internet, dengan jumlah peserta sebanyak 15 orang sesuai kapasitas ruangan yang tersedia.

Sesuai program fokus dari Perpus Seru yakni khusus untuk bidang pendidikan, kesehatan dan pengembangan ekonomi, maka nya tidak ada batasan, program ini berlaku untuk umum jadi bisa untuk masyarakat yang memiliki kemauan, kata Yoap.

Terkait pendanaannya kata Yoap, PT. Coca Cola Foundation hanya menyiapkan fasilitas komputer serta jaringan internet, sehingga bagi masyarakat umum dapat menggunakan fasilitas internet gratis di perpustakaan ini. Dan diharapkan tahun depan pemerintah setempat dapat memberikan perhatian pendanaan pada program ini, harap Yoap.

Ditambahkan Yoap, bagi para peserta nantinya akan mendapatkan sertifikat sebagai bukti untuk mendapatkan angka kredit, selain itu untuk menghapus anggapan orang selama ini tentang perpustakaan “hanya tempat untuk meminjam dan membaca buku”. Sehingga sekarang kita buktikan bahwa “perpustakaan adalah sebagai pusat belajar dan berkegiatan bagi siapa saja”. beber Yoap. RED

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.