Penuhi Kekurangan Guru PGRI Kabuten Sorong Perjuangkan Pengangkatan Guru Honorer S1

Ketua PGRI Kabupaten Sorong, Suyono Srisugianto. S.Pd.M.Pd.

Lensapapua–  Untuk memenuhi kekurangan tenaga pengajar/guru, maka kami dari pihak PGRI terus berjuang dan berupaya mendorong agar tenaga pendidik honerer lulusan Strata satu (S1) yang ada dan sudah terdaftar bisa diangkat menjadi PNS. Kata ketua PGRI Kabupaten Sorong, Suyono Srisugianto. S.Pd. M.Pd. Kamis (15/8)

 

Dijelaskan Yono, saat ini tenaga guru untuk SD berjumlah 840 orang, guru SMP 319 orang dan SLTA sebanyak 402 orang yang keseluruhannya sudah berstatus PNS.

 

Sementara untuk tenaga guru honorer untuk SD yang lulusan sarjana saat ini berjumlah 240, untuk SMP 115 dan guru honorer di SLTA berjumlah 70 orang. Jadi total guru honorer secara keseluruhan berjumlah 425 orang. Beber Yono.

 

Untuk itu kata Yono, untuk memenuhi kekurangan tenaga pengajar didaerah ini, perlu diadakan pengangkatan guru-guru honorer ini.

 

Mengingat selain mereka (Honorer) sudah mengabdi bertahun-tahun, juga dikarenakan kurangnya tenaga guru khususnya untuk guru SD di pelosok-pelosok yang sangat jauh.

 

Karena sampai saat ini tenaga guru untuk SD dipelosok-pelosok hanya ada 2-3 orang saja dimasing-masing sekolah. Ungkap Yono.

 

Kepada pemerintah pusat maupun daerah kami berharap, agar dapat memperhatikan serta menindaklanjuti perjuangan kami PGRI, mengangkat para guru honorer ini pada formasi penerimaan CPNS pada bulan oktober 2019 mendatang ini. Harap Yono.

 

 

 

 

 

“Sementara guru honor yang bukan S1 tidak bisa dimasukkan. Karena tidak memenuhi syarat kualifikasi,” ujarnya di Aimas, Rabu (14/8/2019).

Salah satu langkah terobosan kami dari PGRI agar kekurangan guru di Kabupaten Sorong bisa terpenuhi, dengan adanya formasi penerimaan CPNS Oktober nanti, semoga bisa teratasi dengan baik.

“Apalagi khusus untuk sekolah dasar di daerah pedalaman jumlah gurunya sangat minim. Bahkan satu sekolah saja hanya terdapat 2-3 tenaga pendidik,” kata Suyono.

Untuk siswa SD di Kabupaten Sorong sekitar 840 orang, SMP 319 dan SLTA 402 siswa, tambahnya. (MC Kab. Sorong/rim/toeb)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.