Kebijakan Satu Pintu Mempermudah Pengontrolan

Lensapapua– Pengelolaan keluar masuknya obat harus melalui kebijakan satu pintu agar lebih mempermudah pengontrolannya. Kata Pelaksana tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sorong Dr. Agustinus Luther. Selasa 22/7.

Lebih rinci dirinya menjelaskan bahwa dahulunya memang biasanya masuk melalui bidang-bidang, Akan tetapi sekarang masuk melalui bidang pengelolaan data lalu didistribusikan ke bidang-bidang. Olehnya itu sebagai pengelola obat langsung dari puskesmas ke gudang farmasi. Jelasnya.

Kemudian dari farmasi akan mendistribusikan pengelolaan obat  sampai ke tingkat puskemas pembantu. Dalam pengambilan obat pustu akan langsung datang untuk mengambil obat di puskesmas saja.Bebernya.Tentu hal ini sudah jelas akan mempermudah kami untuk memonitor terhadap penggunaan berbagai jenis obat tersebut.

Ia menyampaikan bahwa penggunaan obat-obatan ada dua macam, yakni epidemilogis yang berkaitan dengan suatu kasus penyakit, dan ada pula yang sifatnya konsumtif.Untuk mengatasi hal itu, kita setiap bulan selalu melakukan evaluasi  laporan agar bisa melihat trendnya sudah sampai dimana. Bahkan kemarin trendnya langsung turun dimana ada distrik yang berpotensi menimbulkan wabah campak, misalnya, maka kita coba untuk tanggulangi dan sekaligus memutus mata rantainya. Pungkasnya.  (Red)

Exit mobile version