Hardiknas Sebagai Momen Refleksikan Diri

Margareta

Lensapapua, Biak-   Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2 Mei 2019 dengan tema “Menguatkan Pendidikan Memajukan Kebudayaan”, merupakan moment penting untuk merefleksikan diri bagi semua tingkatakan yang bekerja dan berkaitan di dalam dunia pendidikan, kita harus merefleksikan diri untuk lihat kebelakang dan merenungkan seberapa banyak yang sudah kita lakukan untuk pendidikan khususnya di Biak Numfor, demikian kata Kepala Satuan Pendidikan Non Formal Sanggar Kegiatan Belajar (SPNF SKB) kabupaten Biak Numfor Margareta Singgamui S. Pd.

 

“Kita bisa merenungkan hal-hal yang mungkin sudah tercapai di tahun-tahun sebelumnya tentu juga ada yang belum tercapai, dari situ kita bisa mengambil langkah harus seperti apa ke depan nanti,” ujarnya di Biak, Selasa (30/4/2019).

 

Mengambil contoh dari Tokoh Ki Hadjar Dewantara sang pelopor pendidikan dengan ajaran/praktek pendidikan yang didalamnya berisi nilai-nilai budaya, sesuai dengan undang-undang pendidikan nomor 23 bab 1 pasal 1 ayat 2 yang menjelaskan bahwa Pendidikan Nasional itu adalah pendidikan yang berdasarkan pancasila dan UUD 1945, sedangkan kebudayaan nasional itu merupakan akar pendidikan nasional.

 

“Di sini terjadi titik temu antara pendidikan dan kebudayaan, jadi kebudayaan nasional itu harus menghujam atau mendalam di setiap kita terutama kita tanamkan itu sejak usia dini pada anak-anak paud ini,” Jelas Margareta.

 

Menurutnya, pendidikan itu tidak bisa terpisahkan dengan kebudayaan dan harus menjadi suatu kesatuan, sehingga pada moment Hardiknas ini harus punya komitmen bagaimana kedepan membangun pendidikan dan memajukan kebudayaan khusunya di Kabupaten Biak Numfor.

 

Margareta menambahkan, Pemerintah sudah membangun sekian banyak infrastruktur pendidikan, terutama di era kepemimpinan Presiden Jokowi saat ini.

 

“Saya sudah merasakan betul di SKB sendiri kita dibangun dengan fasilitas yang luar biasa di tahun ini dan tahun kedepan seterusnya kita lebih fokus kepada pengembangan SDM yang di mulai dari usia dini supaya mereka menjadi anak-anak yang seperti kita harapkan, selain itu peningkatan kompetensi para tutor tutorial pun terus dilakukan melalui pelatihan maupun lewat diklat,” tuturnya.

 

Disisi lain, agar pendidikan bisa berjalan dengan baik ke depannya bukan hanya tanggung jawab pemerintah daerah, dinas pendidikan, lembaga sekolah atau guru saja tetapi yang utama adalah tanggung jawab dari orangtua, menurutnya orang tua punya peran penting jadi sinergitas/kerjasama dari semuanya bisa membangun suatu pendidikan yang bermutu.

 

Pada moment Hardiknas ini, Margareta berharap pendidikan di Kabupaten Biak Numfor bisa lebih baik lagi, “selamat hari pendidikan nasional untuk kita semua, terus ikhlas terus tulus berkontribusi dengan tidak kenal henti untuk menguatkan pendidikan Indonesia dan memajukkan kebudayaan Indonesia.

 

Semoga kita semua dapat menyaksikan Indonesia sebagai bangsa adidaya budaya dengan pendidikan yang kuat,” tutup Margareta.(red/rin)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.