Tata Kota Dengan Hunian Yang Ada Harus Dipertahankan

Lensapapua – Bupati Sorong Dr. Stepanus Malak, M.Si menegaskan, bahwa tata kota dengan hunian yang ada harus dipertahankan, seperti lahan pertanian yang ada di dalam kota jangan dibangun pemukiman. Kita lihat saja seperti yang ada di Jawa, bila kita lalui beberapa kawasan tertentu ada pemukiman dan ada areal persawahan, ujarnya di Aimas, Kamis (26/2).

Ia berharap kepada instansi terkait agat tertibkan pada areal persawahan dan jangan dibangun rumah di areal tersebut.  Karena setiap tahun jumlah biaya yang dikeluarkan untuk pematangan atau reklamasi lahan-lahan tersebut dengan biaya yang cukup besar, dan jangan lagi di kawasan seperti itu dibangun tempat tinggal.

Mengingat di daerah ini sebagiannya rendah di bawah permukaan  laut. Pada suatu ketika bila terjadi hujan menyebabkan banjir  maka pada tempat yang rendah tersebut bisa tenggelam.

Jadi ada sebagian lahan terbuka yang menjadi lahan pertanian atau lahan hijau, dan sebagian lainnya untuk lokasi hunian. “Kita harus belajar dari daerah lain yang sering terjadi banjir pada sejumlah pemukiman penduduk tergenang air. Dan hal seperti ini sebagai upaya kita untuk mengantisipasi banjir dalam jangka panjang,”jelas Bupati Malak.

Hal ini jelas perlu ada suatu konsep pemahaman dari pemerintah dengan masyarakat harus mengerti kebutuhan hidup dalam jangka panjang.  Jadi, pengembangan kawasan pemukiman dan kawasan usaha bidang pertanian  harus diseimbangi dengan tata ruang yang ada, sehingga tidak berimbas pada berbagai yang tidak kita inginkan.

Untuk mengembangkan kota, kata Malak, perlu ada perencanaan yang baik, sehingga dalam jangka panjang tidak menimbulkan masalah. Maka perlu ada perencanaan yang jelas ditata sejak dini.  (rim/Red)

Exit mobile version