Sukadi : Persiapan Relokasi BLUD Kabupaten Sorong Butuh Tenaga tim Ahli

Sukadi BA. Kadis PU Kabupaten Sorong

Lensapapua–   Kepala dinas PU Kabupaten Sorong, Sukadi, BA., menjelaskan, terkait persiapan relokasi Rumah Sakit Umum Daerah yang ada diwilayah kota Sorong kekilo meter 22 Kabupaten Sorong, tidak akan mengalami banyak kendala andaikan sejak dibangun langsung dioperasikan.

 

Karena pembangunan gedung Rumah Sakit (RS) rujukan yang ada di KM 22 sudah cukup lama, sehingga untuk memungsikannya perlu dicek segala kesiapan dan kelaikannya, kata Sukadi, dalam rapat yang digelar diaula kantor bupati Kabupaten Sorong, Kamis (21-2/19)

 

Lanjut Sukadi, setelah dilakukan pengecekan oleh tim keseluruh ruangan serta pengecekan fasilitas sarana maupun prasarana yang ada, maka sesuai data ditemukan adanya 65 permasalahan yang harus segera diselesaikan. salah satu poin yang paling penting dan vital adalah ketersediaan listrik, sistim gas medik, sistim penangulangan kebakaran, operasional AC sentral, lift dan Ipal.

 

Namun kata Sukadi, pihaknya sudah berkoordinasi kepada PT. Adi Karya selaku pemborong pembangunan gedung RS, dan sesuai keputusan bersama, kami akan mendatangkan tim-tim ahli untuk mempersiapkan semua kekurangan secara teknis, sehingga disaat pengoperasiannya nantinya tidak ada kendala apapun, ungkapnya.

 

Lanjut dikatakan Sukadi, kendala lainnya adalah adanya sistim lelang melalui metode online, sehingga dapat dikatakan memperlambat proses percepatan realisasi, namun melihat kepentingan yang cukup besar, maka diharapkan pemerintah daerah dalam hal ini bupati bersama inspektur dapat memberikan petunjuk teknis untuk dapat kami laksanakan secepatnya, sesuai target yang sudah ditentukan yaitu selama 3 bulan. Beber Sukadi.

 

Dalam arti jika kami diperbolehkan melaksanakan dengan secepatnya, maka kami akan segera mendatangkan tenaga-tenaga ahli dibidangnya, sehingga kami bisa mencapai target yang direncanakan 3 bulan tersebut.

 

Sukadi menambahkan, untuk uji kelayakan, kami dari pihak PU belum bisa memberikan estimasi pembiayaannya, karena sistim instalasinya cukup besar, namun nantinya akan kami jabarkan satu persatu. Dan untuk ketersediaan anggaran yang ada saat ini sebesar Rp. 2 milyar akan dimaksimalkan, dan jika ternyata anggaran nya masih kurang, kami berharap kepada bupati untuk dapat memberikan tambahan anggaran, sehingga proses persiapan dapat selesai secara maksimal dan siap untuk dioperasionalkan, kata Sukadi.  Red

 

 

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.