Rapat Pembahasan Peningkatan Pelebaran Jalan Menuju Bandara Segun

M.L.Malagam.

Lensapapua–  Asisten III Setda Kabupaten Sorong, M.L.Malagam, S,Sos.,M,Si. Mewakili Bupati, pimpin rapat bersama beberapa pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD)  dan masyarakat pemilik lahan yang terkena imbas pembangunan. Rabu (15/4)

Lanjut dijelaskan Malagam bahwa, tujuan dari rapat tersebut untuk menindaklanjuti pembangunan pelebaran, peningkatan, pembersihan sekaligus pengecoraan jalan dengan ukuran 25 x 25 meter yang pembangunannya sudah dimulai dua tahun lalu, jalan mulai dari depan kantor KPU sampai kejalan Bandara Segun.

Akan tetapi dalam pembangunan ini menuai  sedikit kendala, yakni masyarakat pemilik lahan yang menuntut pembayaran tanaman tumbuh dan lahan atau tanah, namun demikian Kata Malagam, sudah diberikan penjelasan kepada masyarakat bahwa dua tahun lalu tanaman tumbuh tersebut sudah diganti rugi oleh pemerintah daerah, dalam hal ini disaat Ia (Malagam) masih menjabat sebagai Kepala Distrik Aimas, jelasnya.

Ditambahkan Malagam, lokasi atau lahan yang terkena imbas dari pembangunan ini tidak mungkin diganti sampai dua kali, jika masyarakat kembali menanam tanaman pada areal yang sudah dibebaskan, maka itu bukan lagi urusan  pemerintah, tegasnya.

Kemudian menyangkut ganti rugi lahan atau tanah, tentu ini juga harus didasarkan dengan ketentuan atau SK yang sudah dikeluarkan oleh Bupati Sorong, dan ini diatur oleh panitia tim ganti rugi tanah oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Sorong, yang nantinya dirapatkan dengan semua stakeholder terkait bagaimana mekanismenya.

Untuk lahan atau tanah eks transmigrasi yang sudah bersertifikat, pada zaman pemerintahan ordebaru sudah dibebaskan/sudah diganti rugi melalui dana dari APBN, akan tetapi dalam hal lahan atau tanah eks transmigrasi ini tentu akan ada dispensasi yang nantinya juga akan diatur oleh panitia tim ganti rugi tanah sesuai mekanisme yang berlaku, pungkas Malagam. (Red)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.