Peresmian Gedung Tongkonan Sekaligus Penyampaian Pernyataan Sikap Dukungan Warga IKT Kepada Dua Putra Terbaik Moi

banner 120x600
banner 468x60

20160404_170552

Lensapapua-  Ikatan Keluarga Toraja (IKT) Kabupaten Sorong, gelar pengucapan syukur peresmian gedung Tongkonan (gedung serba guna) sekaligus perayaan ulang tahun ke-10 dan perayaan Paskah bagi seluruh warga masyarakat IKT se-Sorong Raya. Senin (04/4)

banner 325x300

Ketua IKT Kabupaten Sorong Markus Matana dalam wawancaranya dengan media ini mengemukakan bahwa, peresmian gedung Tongkonan merupakan pergumulan besar bagi warga IKT, dimana pembangunan gedung tersebut membutuhkan waktu kurang lebih 7 tahun dengan kalkulasi kasar menelan biaya sebesar Rp. 2.7 Milyar.

Dikatakan Markus dengan segala upaya warga IKT berjuang semaksimal mungkin sehingga gedung Tongkonan dapat diresmikan pada hari ini, dan warga IKT memberikan penghargaan kepada Bupati Sorong DR. Stepanus Malak untuk meresmikan sekaligus melakukan pengguntingan pita sebagai tanda telah diresmikan, karena pada 7 tahun lalu peletakkan batu pertama pembangunan gedung Tongkonan ini juga dilakukan oleh  DR. Stepanus Malak, ujarnya.

Selain itu kata Markus, warga IKT juga pada hari ini menyampaikan peryataan sikap siap memberikan dukungan kepada DR. Stepanus Malak maju pada Pilkada Gubernur Papua Barat periode 2017-2022 mendatang, termasuk juga memberikan dukungan penuh kepada DR. Johny Kamuru, SH.,M.Si., yang juga maju sebagai calon bupati Sorong pada Pilkada 2017 mendatang.

Lanjut dikatakan Markus, pada dasarnya warga IKT berkomitmen, jika pernyataan sikap tersebut sudah dikeluarkan, maka kami masyarakat Toraja sudah pasti akan memegang teguh janji tersebut, apa lagi kita sudah melihat dengan nyata, pembangunan didaerah ini maju pesat ditangan DR. Stepanus Malak, ujar Markus.

Sementara disisi lain, ketua panitia peresmian gedung Tongkonan, Rumanus Rasyid, menambahkan, bahwa Tongkonan Toraja merupakan satu rumah adat sekaligus sebagai gedung serba guna yang berfungsi sebagai tempat untuk duduk bersama menyelesaikan semua permasalahan yang ada, baik antara internal warga IKT maupun juga dengan etnis lainnya, jelas Rumanus.

Rumanus berharap, agar gedung Tongkonan ini dapat dijaga dirawat dengan baik dan dapat dimanfaatkan sesuai dengan fungsi yang sesungguhnya, gedung ini juga terbuka bagi seluruh masyarakat (etnis lain) yang akan menggunakannya, kata Rumanus.  RED

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.