Pengelolaan Pemanfaatan SPDN Harus Tepat Sasaran

Bupati Sorong saat peresmian SPDN

Lensapapua–  Bupati Sorong, Dr.Drs.Stepanus Malak, M,Si.sampaikan apresiasi dan terimakasih yang tinggi kepada pihak PT.Pertamina dan stakeholder terkait yang telah dapat merancang, membangun SPDN 8998303 PPI Nelayan di Distrik Salawai Katapop Pantai hingga pada peresmiannya hari ini bisa berlangsung dengan baik, kata Bupati. Rabu (26/11).

Bupati mengatakan, pembangunan SPDN adalah satu hal yang sangat strategis untuk menunjang aktivitas maupun kinerja para nelayanan tangkap yang ada diwilayah Kabupaten Sorong ini, oleh karena itu Bupati meminta kepada kepala dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Sorong agar hendaknya dapat dikoordinasikan dengan baik cara pemanfaatan/mengoperasikan pasilitas yang telah tersedia ini, kata Bupati.

Hal ini disampaikan Bupati, mengingat tingginya permasalahan BBM yang ada saat ini, juga dengan tingginya tuntutan perkembangan baik untuk pemanfaatan maupun dalam pengawasan, oleh karena itu dituntut adanya kedisiplinan dalam melakukan pengoperasian pasilitas ini, sehingga tidak terjadi hambatan atau kendala seperti yang terjadi selama ini diberbagai SPBU yang ada, jelasnya.

Dengan kehadiran SPDN ini sangat dibutuhkan adanya pengertian dari masyarakat umum, yang dalam hal ini pemanfaatan BBM bersubsidi ini hanya difokuskan bagi para nelayan tangkap, jangan sampai disalah gunakan, jangan sampai ada oknum ojek yang mengaku sebagai nelayan padahal dia hanya menjual ikan didarat tapi demi mendapatkan BBM bersubsidi, oknum ojek tersebut mengatasnamakan dirinya sebagai nelayan, hal ini harus diperhatikan dengan baik, meskipun dianggab sepele tapi efeknya bisa berdampak luas, tegas Bupati.

Bupati menambahkan, juga penting untuk diperhatikan, dicermati dan diteliti dengan baik, bahwa ada standar pengisian minimum berapa kapasitas yang diberikan bagi para nelayan, harus sesuai dengan data konkrit yang ada, sehingga penggunaan BBM ini dapat benar-benar lebih efisien sesuai dengan apa yang diharapkan, karena untuk memperjuangkan pembangunan SPDN ini sangat sulit, membutuhkan waktu yang panjang dan komitmen bersama baik bagi pengguna maupun pengelolanya, tambahnya.

Oleh karena diharapkan adanya pembinaan dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait kepada koperasi pengelola, sehingga bisa berjalan dengan baik dan sesuai dengan harapan kita semua, apalagi kedepan pembangunan diwilayah ini tidak semata-mata berorientasi pada industri perikanan jangka panjang tetapi berskala besar, tapi tidak mengesampingkan kelompok nelayan yang ada, sehingga sangat penting  untuk dipertimbangkan antara kelompok nelayan jangan sampai ada yang saling merugikan, kata Bupati. (Red)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.