Penetapan Arar Kabupaten Sorong Sebagai KEK Karena Sudah Existin Beberapa Tahun Lalu

Salmon Samori saat diwawancarai media ini (28/11)
Salmon Samori saat diwawancarai media ini (28/11)

Lensapapua–  Penetapan Kabupaten Sorong sebagai salah satu daerah KEK (Kawasan Ekonomi Khusus) sudah dipersiapkan sebelumnya karena diwilayah Arar industri Aspal curah Bosowa,  Semen curah Gresik dan CPU pengolahan minyak Sawit sudah beroperasi sejak beberapa tahun lalu.

Jadi kawasan SP 3 Arar Kabupaten Sorong sudah exsistin sejak beberapa tahun lalu, bukan kawasan yang baru dibuka, dan telah ditetapkan Presiden menjadi  Kawasan Ekonomi Khusus, Kata kepala dinas PM-PPTSP (Penanaman Modal-Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu) Kabupaten Sorong. DR. Salmon Samori, S.Sos., M.Si.,Senin (28/11)

Hanya saja tinggal bagaimana penataan kawasan ekonomi tersebut ditata, baik itu menyangkut Department of Economic Development (DED) dan Masterplannya disusun untuk menyesuaikan dengan kondisi lapangan, dimana areal-areal tersebut diperuntukkan menjadi kawasan ekonomi khusus.

Dikatakan Samori,  dinas PM-PPTSP selain melaksanakan tugas mendatangkan investor, juga mengurusi surat perizinan secara maksimal, yang dahulunya pengurusan surat izin ada diberbagai dinas,tetapi sekarang sudah terakomodir menjadi satu di PM-PPTSP.

Termasuk juga bertugas sebagai administrator KEK, yang akan mengurusi izin diluar kawasan KEK secara umum,maupun kawasan KEK secara khusus. Karena dalam kawasan ini ada 4 zona pengelolaan yang akan dilakukan diantaranya terkait pengelolaan izin industri, pariwisata dan lain sebagainya.

Menurut Samori, observasi lapangan yang pernah dilakukan menjadi satu ilmu/pelajaran berharga bagi Kabupaten Sorong, kedepan apabila ada investor besar baik itu investor dalam negeri maupun luar negeri yang akan menanamkan sahamnya didaerah ini, maka secara otomatis kita sudah dapat memahami mekanisme yang berlaku.

Baik itu menyangkut rekruitmen tenaga kerja, survei AMDAL bagi lingkungan masyarakat dan juga bagaimana investasi tersebut bisa berjalan dengan baik didaerah kita ini.

Ditambahkan Samori, pada dasarnya potensi yang ada di Kabupaten Sorong terbuka bagi semua investor, tergantung bagaimana kemampuan para investor dalam menginvestasikan dananya, dengan demikian secara otomatis income daerah kita bisa lebih meningkat, kata Samori.  RED

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.