Pembangunan Bandara Internasional Segun Sesuai Dengan Prosedur

banner 120x600
banner 468x60

banner 325x300

Kabag Humas Setda Kab.Sorong Marthen Nebore

Lensapapua– Pembangunan Bandara Internasional Segun Kabupaten Sorong akan  mengacu dan disesuaikan dengan prosedur, salah satunya masalah analisa mengenai dampak lingkungan (Amdal) merupakan bagian penting dalam rangka  mengantisipasi berbagai kemungkinan yang berdampak langsung kepada masyarakat.

Meski pun saat ini  pembangunan tahap awal dimulai dengan pembersihan lokasi di sekitar kawasan bandara, tapi  kita tetap mengacu sesuai dengan master plan yang dibuat, salah satu bagian penting masalah amdalnya juga ada di dalamnya,  kata Kabag Humas Setda, Kabupaten Sorong, Marthen Nebore, Kamis (24/10).

Sesuai dengan pernyataan Kepala Bapedalda Papua Barat, Yacob Manusawai yang dirilis beberapa media belakangan ini,  menyebutkan bahwa semua bandara yang ada di wilayah ini tidak memiliki amdal, ujar Marthen hal itu perlu kita akui.

 

Ia mencontohkan, seperti Bandara Domine Eduard Osok (DEO) Sorong bukan menjadi rahasia umum lagi,  dan publik bisa melihat kenyataannya memang demikian, di mana operasional bandaranya sudah berlangsung sekian tahun, tapi masyarakat yang mendiami di sekitar areal bandaranya baru saja  direlokasi.

Kalau kita cermati secara nyata sebenarnya masalah amdal harus diantisipasi sejak awal pembangunan bandara itu berlangsung. “Bukan setelah difungsionalkan lalu kita baru mencari solusi untuk merelokasi warga,” karena ini terkait dengan obyek vital fasilitas umum.

Mengapa hal ini penting, artinya  menyangkut keselamatan penumpang ketika pesawat akan landing atau take off, jangan sampai ada yang memasuki areal run way (landasan pacu) akan mengganggu aktifitas penerbangan. Pungkasnya. (rim/Red)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.